DPD komitmen menjadi lembaga perajut kebhinekaan daerah
Jakarta (ANTARA) - Ketua DPD RI Sultan B Najamudin menyampaikan komitmen lembaganya sebagai lembaga perajut kebhinekaan daerah dan penguat persatuan nasional."Lebih dari dua dekade, DPD RI konsisten menyuarakan...
Jakarta (ANTARA) - Ketua DPD RI Sultan B Najamudin menyampaikan komitmen lembaganya sebagai lembaga perajut kebhinekaan daerah dan penguat persatuan nasional.
"Lebih dari dua dekade, DPD RI konsisten menyuarakan aspirasi daerah dengan semangat dari daerah untuk Indonesia," kata Najamudin saat menyampaikan pidato pengantar dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat.
Ia mengatakan komitmen itu ditunjukkan dengan menjadikan DPD RI sebagai lembaga perwakilan yang efektif, inklusif, dan kolaboratif.
"Kami menyebutnya sebagai "green parliement". Lembaga perajut kebhinekaan daerah dan penguat persatuan nasional," ujarnya.
Dia menjelaskan DPD RI sebagai rumah bagi 152 wakil daerah dari 38 provinsi, yang representasi hampir 80 juta suara masyarakat daerah.
Menurut dia, dengan legitimasi politik yang kuat, DPD RI memiliki tanggungjawab moral dan konstitusional untuk menjadi jembatan aspirasi bagi masyarakat daerah dengan pemerintah pusat, dan mengawal program pemerintah pusat ke daerah.
"Karena itu setiap agenda pembangunan nasional harus terlaksana di seluruh provinsi, terasa di kabupaten dan kota, berdampak di kecamatan dan desa, menjangkau pulau-pulau kecil, daerah terluar, tertinggal dan hadir di wilayah perbatasan," ujar Najamudin.
MPR RI, DPR RI, dan DPD RI menggelar Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat.
Salah satu agenda sidang tersebut adalah pidato Presiden Prabowo Subianto dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selain pidato Presiden, juga ditayangkan video capaian kinerja pemerintah.
Sidang tahunan ini merupakan agenda kenegaraan untuk menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang memiliki tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".
Sidang Tahunan MPR RI tahun ini dihadiri oleh Presiden Ke-7 Joko Widodo, Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 Jusuf Kalla, Wakil Presiden Ke-11 Boediono, dan Wakil Presiden Ke-13 KH Ma'ruf Amin, kemudian Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, dan sejumlah pimpinan partai politik.
Baca juga: DPD RI tampilkan video Capaian Kepemimpinan Presiden RI 2026
Baca juga: DPD RI: Kepemimpinan Presiden Prabowo babak baru sejarah Indonesia
Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.