DP3 Sleman fokus tingkatkan kapasitas SDM petani berbasis komoditas
Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, berkomitmen memperkuat sumber daya manusia (SDM) sektor pertanian melalui pendampingan ANTARA News jogja 24 ...
DP3 Sleman fokus tingkatkan kapasitas SDM petani berbasis komoditas
Senin, 13 Juli 2026 07:31 WIB
Kepala DP3 Kabupaten Sleman Liem Astuti. (ANTARA/Sutarmi)
Sleman (ANTARA) - Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, berkomitmen memperkuat sumber daya manusia (SDM) sektor pertanian melalui pendampingan berkelanjutan dan pengembangan wirausaha muda guna meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Sleman Liem Astuti di Sleman, Minggu, mengatakan bahwa pemerintah kabupaten secara konsisten melaksanakan pelatihan dan bimbingan teknis (bimtek) bagi masyarakat untuk memastikan petani memiliki kemampuan yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga manajerial.
"Tujuan kami dalam hal pelatihan petani itu tidak hanya memiliki kemampuan untuk bertaninya, tetapi sampai dalam taraf bagaimana petani mampu melakukan perencanaan yang tepat untuk usaha tani yang akan dilakukan," kata Liem.
Menurut dia, upaya peningkatan kapasitas tersebut dilakukan melalui enam bidang teknis dan satu sekretariat yang ada di instansinya. Metode pembelajaran yang diterapkan pun bersifat aplikatif, tidak hanya berbasis teori di dalam ruangan.
"Kegiatannya ada bimbingan teknis, pelatihan, serta kunjungan ke demplot atau uji coba pertanaman. Dengan cara seperti itu, petani tidak hanya belajar di ruangan, tetapi mereka tahu contoh praktik yang baik dan bagaimana kondisi eksisting di lapangan," katanya menambahkan.
Hingga saat ini, DP3 Sleman tercatat telah melakukan pembinaan kepada lebih dari 2.000 kelompok tani dan 614 Kelompok Wanita Tani (KWT). Pembinaan dilakukan secara intensif dengan pendekatan berbasis komoditas dan pola tanam yang diusahakan oleh masing-masing kelompok, mulai dari sektor tanaman pangan, hortikultura, hingga perikanan dan peternakan.
Terkait regenerasi petani, Liem mengungkapkan bahwa pihaknya fokus menumbuhkan minat wirausaha muda di sektor pertanian dengan cara menginformasikan peluang komoditas bernilai ekonomi tinggi.
"Kami mencoba menyajikan informasi terkait dengan komoditas-komoditas yang bernilai ekonomi tinggi untuk menarik minat wirausaha muda," katanya.
Liem menyebutkan, saat ini sektor hortikultura seperti budidaya melon, semangka, dan tanaman hias menjadi sektor yang paling banyak diminati oleh para wirausaha muda di Sleman. Selain hortikultura, sektor peternakan dan perikanan juga menjadi fokus pengembangan yang ditawarkan kepada generasi muda.
"Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pertanian yang lebih modern dan berorientasi bisnis, sehingga sektor pertanian di Sleman tetap berkelanjutan dan menjadi daya tarik bagi generasi milenial," katanya.
Pewarta : Sutarmi
Editor:
Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2026