Dosen FISIP Unair Airlangga Pribadi Kusman meninggal dunia - ANTARA News Jawa Timur
Surabaya (ANTARA) - Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair) Airlangga Pribadi Kusman SIP, MSi, PhD meninggal dunia akibat serangan jantung di RSPAD Gatot Subroto, Jakar...
Surabaya (ANTARA) - Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair) Airlangga Pribadi Kusman SIP, MSi, PhD meninggal dunia akibat serangan jantung di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu.
Dosen Ilmu Komunikasi Unair Dr Suko Widodo membenarkan kabar tersebut melalui pesan di grup WhatsApp di Surabaya pada Rabu sore.
"Kabar lelayu, Mas Airlangga Pribadi, dosen FISIP Unair, siang ini meninggalkan kita semua. Mohon dimaafkan segala salah dan khilafnya selama hidupnya," kata Suko.
Suko mengatakan Airlangga Pribadi, yang akrab disapa Angga, mengalami serangan jantung saat berada di Jakarta.
Rektor Unair Prof Dr Muhammad Madyan menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Airlangga Pribadi yang dinilai sebagai dosen berdedikasi dalam menjalankan tugas akademiknya.
"Keluarga besar Universitas Airlangga turut berduka cita atas berpulangnya salah satu dosen terbaik kami," ujar Madyan.
Airlangga Pribadi Kusman, SIP, MSi, PhD merupakan dosen Departemen Politik FISIP Unair sekaligus Ketua Program Studi Magister Ilmu Politik FISIP Unair.
Almarhum lahir di Jombang pada 23 November 1976 dan menyelesaikan pendidikan doktor bidang politik di Murdoch University, Australia, pada 2016.
Selama berkiprah sebagai akademisi, Airlangga dikenal aktif mengkaji dinamika politik Indonesia serta menyampaikan pandangan akademiknya dalam berbagai forum ilmiah dan diskusi publik.
Pemikiran Airlangga mengenai demokrasi dan keadilan sosial juga kerap menjadi rujukan dalam pemberitaan dan diskusi mengenai persoalan politik nasional.
Kepergian Airlangga Pribadi meninggalkan duka bagi keluarga, civitas akademika Unair, serta kolega dan masyarakat yang selama ini mengikuti pemikirannya.
Pewarta: Willi Irawan
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.