DLH Pangkalpinang terima bantuan tempat sampah lima warna dari BNI - ANTARA News Bangka Belitung
Pangkalpinang (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, menerima bantuan tempat sampah lima warna dari BNI Cabang Pangkalpinang sebagai bagian dari Gerakan Indonesia...
Pangkalpinang (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, menerima bantuan tempat sampah lima warna dari BNI Cabang Pangkalpinang sebagai bagian dari Gerakan Indonesia Asri.
Kepala DLH Kota Pangkalpinang Fahrizal mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya.
"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada BNI Cabang Pangkalpinang yang sudah ikut berpartisipasi dalam rangka Gerakan Indonesia Asri dengan menyumbangkan tempat sampah lima warna untuk lima kategori," kata Fahrizal di Pangkalpinang, Kamis.
Menurut dia, kebiasaan memilah sampah dari hulu menjadi salah satu upaya untuk mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir (TPA).
Ia mengatakan pengelolaan sampah harus dilakukan secara berkesinambungan dari hulu hingga hilir, termasuk dengan memulai pemilahan sampah sejak dari sumbernya.
"Ini menjadi edukasi juga buat masyarakat bahwa memilah sampah itu penting. Ini dalam rangka juga mengurangi tumpukan sampah kita di TPA," ujarnya.
Fahrizal menjelaskan tempat sampah bantuan tersebut memiliki lima warna yang digunakan untuk kategori sampah berbeda, yakni hijau untuk sampah organik, kuning untuk sampah non organik, merah untuk limbah B3, biru untuk karton, kertas dan kardus, serta abu-abu untuk sampah residu seperti popok dan tisu yang sudah tidak dapat digunakan.
Ia menambahkan DLH akan memberikan tambahan tulisan atau stiker pada setiap tempat sampah sebelum ditempatkan di lokasi publik. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat lebih mudah mengetahui jenis sampah yang harus dimasukkan ke masing-masing tempat.
"Nanti akan kami tambahkan tulisan atau stiker sebelum ditaruh di tempat-tempat publik, supaya masyarakat juga tahu," katanya.
Fahrizal berharap keberadaan tempat sampah terpilah tersebut dapat membantu meminimalkan munculnya sampah liar di sejumlah lokasi dan memudahkan proses pengelolaan sampah.
"Mudah-mudahan dengan ada tempat-tempat seperti ini yang meminimalisir timbulnya sampah liar, ini bisa kita kelola dengan baik," ujarnya.
Pewarta: Try M Hardi
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.