pickleballvnz.com

DLH Cianjur menanam 3.000 bibit pohon di daerah rawan bencana - ANTARA News Jawa Barat

Cianjur (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menanam 3.000 bibit pohon di berbagai wilayah rawan bencana secara bertahap sejak Januari hingga September 2026 guna mencegah bencan...

Cianjur (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menanam 3.000 bibit pohon di berbagai wilayah rawan bencana secara bertahap sejak Januari hingga September 2026 guna mencegah bencana alam saat musim penghujan.

Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan DLH Kabupaten Cianjur, Lia Amalia, di Cianjur, Kamis, mengatakan ribuan bibit ditanam sebagai bagian dari gerakan Cianjur Hijau dan upaya mitigasi bencana hidrometeorologi.

Ribuan bibit pohon itu ditanam di 13 titik rawan bencana di Cianjur seperti di Kecamatan Cipanas, Mande, Cilaku, dan Cikalongkulon, serta di sejumlah titik rawan di kawasan Puncak-Cipanas.

"Penanaman difokuskan di jalur rawan longsor, daerah resapan air, dan kawasan Puncak, di mana bibit yang ditanam jenis Mahoni karena akarnya kuat untuk menahan tanah dan menyimpan air," katanya.

Pihaknya bersama dengan dinas dan instansi lain serta relawan di Cianjur, melakukan penanaman bibit pohon di sepanjang jalur utama dan protokol Cianjur, di mana jenis yang ditanam dapat menghasilkan seperti nangka, durian, alpukat, dan jambu.

Bahkan pada bulan Juli pihaknya juga berkolaborasi dengan mahasiswa dari Universitas Surayakancana, Perumdam Cianjur, Polres Cianjur, dan mahasiswa dari Universitas Padjadjaran Bandung menanam ratusan bibit pohon di jalur utama Cianjur salah satunya di Jalan Perintis Kemerdekaan.

Upaya tersebut dilakukan guna peremajaan pohon kiri kanan jalan yang rawan tumbang, sehingga dilakukan pemangkasan dan penebangan guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan saat masuknya musim penghujan.

"Jumlah bibit yang ditanam akan terus ditambah untuk memperkuat tutupan lahan di daerah hulu. Penanaman bibit pohon dilakukan sebagai upaya antisipasi terjadinya bencana alam seperti tanah longsor, pergeseran tanah, dan banjir," katanya.

Upaya yang sama akan dilakukan di sejumlah titik lainnya di wilayah selatan Cianjur, sebagai upaya mencegah terjadinya berbagai bencana hidrometeorologi melanda Kabupaten Cianjur yang masuk dalam zona merah tertinggi bencana alam di Jabar.

"Kami akan melakukan penanaman bibit pohon di sejumlah titik rawan lainnya di wilayah selatan Cianjur melibatkan berbagai kalangan termasuk pelajar dan mahasiswa," katanya.

Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.