Dituduh Terlibat Upaya Gembosi Prabowo Demi Uang, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Honor Saya…
Home / News / Nasional Sabtu, 22 Agustus 2026, 00:51 WIB Warta Ekonomi, Jakarta - Gubernur Jawa Bara...
Sabtu, 22 Agustus 2026, 00:51 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi membantah tudingan bahwa dirinya melakukan berbagai manuver politik demi mendapatkan uang atau kepentingan finansial tertentu. Ia juga membantah dirinya menaikkan namanya untuk menggembosi elektabilitas dari Prabowo Subianto
Dedi menegaskan penghasilannya sebagai pejabat sudah cukup sehingga tidak memiliki alasan untuk mencari keuntungan melalui cara-cara lain.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Soal Ikut Rencana Kudeta Prabowo di Oktober: Semua Masalah Selesai Ketika Saya Datang
"Bahkan katanya sampai ada tuduhan ke saya melakukan itu semua demi uang. Ampun deh, Pak. Honor saya sudah cukup, Pak. Ngapain saya harus nyari-nyari yang begini-beginian," kata Dedi, dikutip Sabtu (23/8/2026).
Menurut Dedi, cara yang lebih tepat untuk membantu pemerintah saat ini bukanlah melalui manuver politik seperti yang dituduhkan. Ia menilai kontribusi nyata justru dapat dilakukan melalui pekerjaan dan kebijakan yang menjadi tanggung jawabnya sebagai Gubernur Jawa Barat.
Dedi menegaskan dirinya memiliki posisi yang jelas dalam pemerintahan, yakni memimpin Jawa Barat. Karena itu, ia memilih menunjukkan dukungan terhadap agenda nasional melalui kerja nyata di daerah.
"Kalau saya ya bekerja dengan baik sebagai gubernur, Pak. Karena bekerja dengan baik sebagai gubernur, maka akan berdampak pada pembangunan nasional," ujarnya.
Salah satu contoh yang disampaikannya adalah sektor pangan. Ia mengatakan agenda swasembada pangan yang menjadi salah satu perhatian pemerintah pusat juga dapat didukung dari daerah melalui aktivitas pertanian.
"Salah satu contoh. Pak Prabowo sangat menginginkan swasembada pangan. Oh saya tiap hari bertani, Pak. Menanam padi, panen," kata Dedi.
Menurutnya, aktivitas tersebut bukan hanya bagian dari kegiatan pribadi, tetapi juga menjadi gambaran bagaimana sektor daerah dapat ikut menopang target pembangunan nasional.
Dedi juga menyinggung sektor energi. Ia mengaitkan aktivitas yang dilakukannya dengan keinginan pemerintah untuk mencapai swasembada energi.
"Pak Prabowo ingin swasembada energi, secara pribadi saya tiap hari mengalirkan gas ke rumah-rumah warga melalui peternakan yang saya miliki. Di lain pihak saya bekerja sebagai gubernur agar pemerintahan ini berhasil," tambahnya.
Dedi ingin menunjukkan bahwa kontribusi terhadap pemerintahan tidak harus diwujudkan melalui posisi di lingkaran kekuasaan pusat. Menurutnya, seorang kepala daerah dapat memberikan dampak terhadap agenda nasional dengan memastikan program pembangunan di wilayahnya berjalan baik.
Sebelumnya, Said Didu menyebut bahwa dirinya mendapatkan informasi terkait afiliasi Dedi Mulyadi. Ia disebut terlibat dalam Kubu Singapura, Solo, dan Bandung atau SSB.
"Ada segitiga SSB: Singapura, Solo, Bandung," ujar Said Didu.
Ketika ditanya mengenai sumber informasi tersebut, ia menyebut informasi yang diperolehnya datang dari berbagai pihak. Ia juga mengklaim mendapatkan informasi dari kalangan internal.
Baca Juga: Pemerintah Masih Lambat Tangani Bencana, Anies Baswedan: Indonesia Sedang Menghadapi Dua Ujian Besar
"Ah, banyak sekali informasi saya yang sudah dapat sampai saat ini dipasok lihat sama kalangan-kalangan di dalam ya. Saya kan tiap hari muter aja ke mana-mana dapat informasi. Nah, dan tanda-tandanya sangat jelas," katanya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.