Dispar Rejang Lebong motivasi 27 desa wisata tingkatkan kreativitas - ANTARA News Bengkulu
Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, memotivasi 27 desa wisata di wilayahnya untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi guna mengoptimalkan po...
Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, memotivasi 27 desa wisata di wilayahnya untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi guna mengoptimalkan potensi lokal agar bisa berkembang.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong Riki Irawan, saat dihubungi di Rejang Lebong, Bengkulu, Senin, mengatakan puluhan desa wisata tersebut memanfaatkan beragam keunggulan daerah, mulai dari keindahan alam seperti sungai, danau, sumber air panas, air terjun, gunung api, dan hutan, hingga sektor pertanian, ekonomi kreatif, serta budaya lokal.
"Kami terus mendorong agar desa wisata yang sudah ada dapat mengembangkan diri sesuai dengan potensi unggulan di masing-masing wilayah," kata dia.
Dia menjelaskan dari total 27 desa wisata yang telah terbentuk di Rejang Lebong, sejauh ini baru ada delapan desa yang dikategorikan berkembang aktif secara kelembagaan.
Adapun delapan desa yang mulai berkembang ini di antaranya Desa Pal VII di Kecamatan Bermani Ulu Raya, kemudian Desa Purwodadi dan Desa Baru Manis di Kecamatan Bermani Ulu.
Selanjutnya, Desa Cawang Lama, Desa Kayu Manis, dan Desa Sumber Urip di Kecamatan Selupu Rejang. Desa Belitar Seberang di Kecamatan Sindang Kelingi, serta Desa IV Suku Menanti di Kecamatan Sindang Dataran.
Dia menambahkan dari deretan desa wisata tersebut pada Pemilihan Desa Wisata Tingkat Kabupaten Rejang Lebong pada Juni 2026 lalu, Desa Baru Manis di Kecamatan Bermani Ulu terpilih sebagai juara dan berhak mewakili daerah itu pada Lomba Desa Wisata Provinsi Bengkulu 2026 yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
"Potensi dan karakter positif setiap desa pasti berbeda. Desa Baru Manis berhasil meraih predikat terbaik karena menonjol dalam pengembangan sport tourism atau wisata olahraga, kebudayaan, serta penguatan UMKM dan ekonomi kreatif," sebut Riki.
Pewarta: Nur Muhamad
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.