pickleballvnz.com

Diskum Batam verifikasi pembangunan 18 Koperasi Desa Merah Putih

Batam (ANTARA) - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) melakukan verifikasi dan validasi terhadap 18 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai tahap awal sebelum d...

Batam (ANTARA) - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) melakukan verifikasi dan validasi terhadap 18 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai tahap awal sebelum dilakukan serah terima dan pengoperasian gedung koperasi.

Kepala Diskum Batam Salim mengatakan verifikasi dan validasi tersebut dilakukan sesuai arahan pemerintah pusat sebelum hasil pembangunan diserahterimakan dan koperasi mulai beroperasi.

“Di Batam ditetapkan 18 lokasi yang harus diverifikasi. Alhamdulillah sudah selesai sesuai target dan hasilnya sudah kami input di Simkopdes (Sistem Informasi Manajemen Kopdes Merah Putih),” kata Salim saat dihubungi di Batam, Ahad.

Ia mengatakan tim verifikasi dan validasi (verval) dibentuk dengan Sekretaris Daerah Kota Batam sebagai ketua dan melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait, di antaranya Diskum, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Inspektorat, serta Satuan Polisi Pamong Praja.

Menurut dia, tim melakukan pemeriksaan secara faktual terhadap kondisi bangunan yang telah dibangun oleh pihak Kodim di lapangan, seperti mengecek kondisi atap, dinding, dan struktur bangunan.

“Kalau ada yang perlu diperbaiki, misalnya atap bocor atau dinding retak, itu kami catat. Pemeriksaannya disertai foto dan laporan,” ujarnya.

Baca juga: Pemkot Batam sebut lima KKMP rampung pembangunan

Baca juga: Pemkot Batam siapkan koperasi percontohan untuk Koperasi Merah Putih

Salim mengatakan pembangunan KDKMP di Batam mencakup 43 lokasi, dengan 22 lokasi di antaranya telah mencapai progres 100 persen. Namun, untuk tahap awal verifikasi dan validasi, pemerintah pusat meminta pemeriksaan terhadap 18 lokasi.

Sebanyak 18 lokasi tersebut tersebar di lima kecamatan, yakni Kecamatan Sekupang, Batu Aji, Sei Beduk, Sagulung, dan Nongsa.

Di Kecamatan Sekupang meliputi Kelurahan Tiban Indah, Patam Lestari, Sei Harapan, dan Tanjung Riau, lalu Kecamatan Batu Aji meliputi Kelurahan Bukit Tempayan dan Kibing.

Kemudian Kecamatan Sei Beduk mencakup Muka Kuning, Tanjung Piayu, Duriangkang, dan Mangsang.

Kecamatan Sagulung meliputi Tembesi, Sei Lekop, Sei Langkai, Sei Pelunggut, dan Sei Binti.

Sementara itu, Kecamatan Nongsa mencakup Batu Besar, Sambau, dan Ngenang.

Setelah hasil verifikasi diinput, Salim mengatakan pemerintah pusat akan melakukan pengecekan ke daerah sebelum menentukan kesiapan koperasi untuk beroperasi.

Pemerintah daerah juga masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai waktu peluncuran operasional KDKMP.

Sementara itu, Salim menegaskan gedung dan gerai KDKMP yang belum diserahterimakan belum boleh dimanfaatkan untuk kegiatan lain, termasuk pemasangan banner atau aktivitas jual beli di bagian bangunan atau halaman.

“Pengurus koperasi saja belum bisa menggunakan karena belum ada serah terima. Dari masyarakat lain juga tidak boleh memanfaatkan area tersebut,” katanya.

Baca juga: PLTS berbasis koperasi di Kepri siap diresmikan pada Agustus 2026

Baca juga: Panel Barus: Kopdes Merah Putih jadi strategi pertahanan ekonomi Kepri

Pewarta: Amandine Nadja
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.