Dirut Bulog: Swasembada pangan perlu sinergi seluruh elemen bangsa - ANTARA News Jawa Timur
Malang Raya (ANTARA) - Direktur Utama Perum Bulog, Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani menekankan sinergi dan kolaborasi seluruh elemen bangsa untuk mewujudkan swasembada pangan, mulai dari pemerint...
Malang Raya (ANTARA) - Direktur Utama Perum Bulog, Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani menekankan sinergi dan kolaborasi seluruh elemen bangsa untuk mewujudkan swasembada pangan, mulai dari pemerintah, TNI, BUMN, hingga para petani sebagai ujung tombak produksi pangan nasional.
"Panen Raya Serentak ini menjadi bukti sinergi adalah kunci dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Bulog siap menjalankan mandat pemerintah dengan memastikan hasil panen petani terserap secara optimal, menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, serta memperkuat Cadangan Pangan Pemerintah (CPP)," kata Ahmad Rizal.
Di sela mendampingi Presiden Prabowo Subianto pada kegiatan Panen Raya Serentak Tebu, Padi, dan Kedelai di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat, Dirut Bulog menegaskan, dengan kolaborasi yang makin solid antara pemerintah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan, maka optimistis ketahanan pangan Indonesia makin kokoh dan memberikan kesejahteraan yang lebih baik bagi petani.
Ia mengatakan sebagai BUMN yang mendapat mandat pemerintah dalam mengelola CPP, pihaknya terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, TNI, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan hasil panen petani terserap optimal, menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
Hingga pertengahan Juli 2026, lanjutnya, Perum Bulog telah merealisasikan penyerapan gabah dan beras dalam negeri setara 3,39 juta ton beras atau sekitar 84 persen dari target pengadaan 4 juta ton pada tahun ini.
Penyerapan masih terus berlangsung seiring panen di berbagai daerah. Sementara itu, stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikuasai Bulog telah mencapai sekitar 5,2 juta ton, sehingga menjadi fondasi yang kuat dalam menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga beras nasional.
Melalui momentum Panen Raya Serentak TNI ini, katanya, Perum Bulog menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dalam mendukung agenda strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
"Dukungan terhadap peningkatan produksi, optimalisasi penyerapan hasil panen petani, serta pengelolaan cadangan pangan yang andal diharapkan mampu mempercepat terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani serta masyarakat Indonesia," ujarnya.
Kegiatan panen raya yang dilaksanakan secara serentak di 43 titik di seluruh Indonesia ini menjadi wujud sinergi TNI dalam mendukung percepatan program ketahanan pangan nasional.
Program ketahanan pangan yang dijalankan TNI melibatkan tiga matra secara terpadu, yakni TNI Angkatan Darat yang mengembangkan komoditas padi, TNI Angkatan Laut pada komoditas kedelai dan TNI Angkatan Udara berfokus pada pengembangan tebu.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat hilirisasi, serta mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.
Sementara itu, selain memimpin panen raya serentak, Presiden Prabowo juga meninjau berbagai stan yang menampilkan program unggulan TNI serta inisiatif hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah sektor pertanian dan industri nasional.
Selain Dirut Perum Bulog, Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, hadir dalam kegiatan panen raya di Kawasan Lanud Malang tersebut, di antaranya Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, Ketua Komisi IV DPR RI, pimpinan lembaga negara, kepala daerah, pimpinan BUMN, serta para pemangku kepentingan di sektor pangan.
Pewarta: Endang Sukarelawati
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.