pickleballvnz.com

Dinkes Mataram menciptakan lingkungan kerja kondusif lindungi dokter muda

Dinas Kesehatan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, berkomitmen menciptakan suasana kerja yang kondusif serta memberikan pengawasan dan perlindungan bagi para tenaga ANTARA News mataram 38 ...

Mataram (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, berkomitmen menciptakan suasana kerja yang kondusif serta memberikan pengawasan dan perlindungan bagi para tenaga medis, khususnya dokter internship dan dokter muda yang sedang bertugas di kota itu.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram  Emirald Isfihan di Mataram, Jumat, mengatakan, tekanan dalam dunia pendidikan maupun profesi medis merupakan hal yang wajar dialami di mana saja.

"Namun, keberhasilan dalam menghadapinya sangat dipengaruhi oleh kekuatan mental, dukungan lingkungan, serta peran keluarga," katanya.

Pernyataan itu disampaikan Emirald menanggapi maraknya kasus kematian dokter internship dan dokter muda yang kini menjadi perhatian publik karena memicu keprihatinan publik serta desakan evaluasi total terhadap beban kerja, sistem pendidikan medis, serta perlindungan kesehatan mental tenaga kesehatan di Indonesia.

Di Kota Mataram, katanya, guna mencegah munculnya beban kerja berlebih hingga potensi tindakan intimidasi atau kekerasan terhadap tenaga medis, Dinkes Kota Mataram telah menyiapkan sejumlah langkah strategis.

"Yang bisa kami lakukan adalah mengontrol apa yang ada di ranah kita. Untuk dokter internship, kami pastikan melalui kepala puskesmas mereka memiliki pembimbing dan pendamping masing-masing," katanya.

Dinkes Kota Mataram juga menjamin adanya wadah komunikasi dan tempat pengaduan bagi para dokter. Bahkan, sejak awal masa tugas, para dokter internship dikumpulkan dan terhubung dalam saluran komunikasi resmi, baik dengan jajaran struktural Dinkes, para kepala puskesmas, maupun Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Mataram.

"Kota Mataram sejauh ini sangat kondusif. Budi pekerti dan adat ketimuran kita dengan budaya komunikasi yang santun sangat mendukung upaya penyelesaian masalah pasien tanpa cara-cara kekerasan," katanya.

Dengan penguatan sistem kerja, pendampingan yang optimal, dan jalur komunikasi yang terbuka, Dinkes Kota Mataram berharap para tenaga medis dapat menjalankan tugasnya dengan nyaman tanpa harus menanggung beban perorangan yang berlebihan.

"Intinya, bagaimana membangun budaya dan sistem kerja yang lebih kondusif," katanya.

Pewarta : Nirkomala
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026