Dinkes Lampung Selatan percepat capaian 75 persen desa STBM pada 2026
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Selatan mempercepat pelaksanaan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) guna mencapai target 75 persen desa telah ANTARA News lampung 40 ...
Dinkes Lampung Selatan percepat capaian 75 persen desa STBM pada 2026
Jumat, 24 Juli 2026 22:19 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan Devi Arminanto. (ANTARA/Riadi Gunawan)
Lampung Selatan (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Selatan mempercepat pelaksanaan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) guna mencapai target 75 persen desa telah menerapkan program tersebut pada 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan menekan penyakit berbasis lingkungan.
Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan Devi Arminanto di Kalianda, Jumat, mengatakan percepatan dilakukan melalui pemicuan, pendampingan, serta sosialisasi secara berkelanjutan kepada masyarakat di seluruh wilayah kabupaten.
“Keberhasilan STBM sangat bergantung pada perubahan perilaku masyarakat untuk hidup lebih bersih dan sehat. Karena itu, kami terus melakukan pendampingan dan sosialisasi di desa-desa. Target 75 persen desa akan kami kejar melalui percepatan program pemicuan di masyarakat,” kata dia.
Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini sebanyak 55 desa yang tersebar di 17 kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan telah ditetapkan sebagai desa STBM.
Menurut dia, capaian tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sanitasi yang layak serta perilaku hidup bersih dan sehat sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit.
Program STBM merupakan pendekatan nasional yang berfokus pada perubahan perilaku masyarakat melalui lima pilar utama, yakni menghentikan praktik buang air besar sembarangan (BABS), membiasakan cuci tangan pakai sabun (CTPS), mengelola air minum dan makanan rumah tangga secara aman, mengelola sampah rumah tangga dengan baik, serta mengelola limbah cair rumah tangga secara ramah lingkungan.
Dia menjelaskan, pendekatan tersebut tidak hanya berorientasi pada penyediaan sarana sanitasi, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar mampu menerapkan pola hidup sehat secara mandiri dan berkelanjutan.
Dirinya juga menambahkan keberhasilan program STBM membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa hingga masyarakat.
Melalui sinergi tersebut, Dinkes Lampung Selatan optimistis target 75 persen desa STBM pada 2026 dapat tercapai sekaligus mendukung terwujudnya Desa Helau.
Selain meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan, keberhasilan program itu juga diharapkan mampu menekan angka penyakit yang dipengaruhi faktor lingkungan, sehingga derajat kesehatan masyarakat Lampung Selatan dapat terus meningkat.
Pewarta : Riadi Gunawan
Editor:
Citro Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.