pickleballvnz.com

Dinkes Kudus melakukan upaya jemput bola penuhi imunisasi anak usia 0-2 tahun

Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, melakukan upaya jemput bola untuk memastikan seluruh anak usia 0 hingga 2 tahun mendapatkan imunisasi secara lengkap sebagai langkah ANTARA News jateng peristiwa ...

Dinkes Kudus melakukan upaya jemput bola penuhi imunisasi anak usia 0-2 tahun

Minggu, 9 Agustus 2026 20:50 WIB

Image Print

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Abdul Hakam (dua dari kiri). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Kudus (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, melakukan upaya jemput bola untuk memastikan seluruh anak usia 0 hingga 2 tahun mendapatkan imunisasi secara lengkap sebagai langkah pencegahan berbagai penyakit, termasuk campak.

"Upaya tersebut dilakukan dengan mendatangi sasaran imunisasi, mengingat sebagian orang tua memiliki keterbatasan waktu karena bekerja sehingga anak-anak mereka dititipkan kepada anggota keluarga maupun pengasuh. Karena itu kami melakukan jemput bola," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Abdul Hakam di Kudus, Minggu.

Dia mengatakan imunisasi dengan pendekatan jemput bola tersebut mulai berjalan pada bulan ini. Sasaran utamanya mencakup seluruh anak mulai usia 0 hingga 2 tahun yang tersebar di wilayah itu.

Ia mengatakan seluruh puskesmas di Kabupaten Kudus dilibatkan dalam pelaksanaan program tersebut. Petugas kesehatan juga berkoordinasi dengan kader di tingkat desa untuk memastikan anak-anak yang menjadi sasaran tidak terlewat dari pelayanan imunisasi.

Selain meningkatkan cakupan imunisasi, upaya tersebut juga untuk meningkatkan kesadaran orang tua mengenai pentingnya imunisasi. Hal itu dinilai penting karena masih terdapat anak yang tidak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal akibat kelalaian atau kesibukan orang tua.

"Seperti kasus campak juga makin banyak. Ini salah satunya karena pada usia tertentu, termasuk usia dua tahun, mereka lupa untuk melakukan imunisasi," ujarnya.

Ia memastikan ketersediaan vaksin untuk mendukung pelaksanaan imunisasi di Kabupaten Kudus. Mulai 2026, terdapat tambahan program imunisasi nasional, di antaranya imunisasi untuk mencegah diare serta vaksin pneumokokus atau PCV (pneumococcal conjugate vaccine).

Untuk pengadaan vaksin, kata dia, pemerintah pusat menyediakan vaksin tersebut, sedangkan pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan bersama puskesmas dan perangkat di tingkat desa berperan dalam pelaksanaan serta koordinasi pelayanan kepada masyarakat.

Dinkes Kudus juga menyesuaikan waktu pelayanan imunisasi dengan kondisi masyarakat. Jika orang tua tidak dapat membawa anak pada pagi hari, pelayanan dapat dilakukan melalui kegiatan posyandu pada sore hari maupun dengan mendatangi keluarga secara langsung.

"Kalau memang tidak mungkin pagi, kita buat acara di posyandu sore. Jadi menyesuaikan dengan keluarga, yang di rumah-rumah," ujarnya.

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.