pickleballvnz.com

Dinkes Bandarlampung pantau situasi kesehatan masyarakat usai terjadi abu vulkanik

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandarlampung mengerahkan 31 puskesmas guna memantau kesehatan masyarakat usai terjadinya hujan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau ANTARA News lampung 40 ...

Dinkes Bandarlampung pantau situasi kesehatan masyarakat usai terjadi abu vulkanik

Rabu, 9 September 2026 05:15 WIB

Image Print

Jajaran Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung memeriksa kesehatan warga terdampak abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK), di Bandarlampung, Selasa (8/9/2026). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Seluruh jajaran di 31 pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) guna memperketat pemantauan situasi kesehatan masyarakat

Bandarlampung (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandarlampung mengerahkan 31 puskesmas guna memantau kesehatan masyarakat usai terjadinya hujan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK).

"Seluruh jajaran di 31 pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) guna memperketat pemantauan situasi kesehatan masyarakat, menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) yang berpotensi memicu sebaran material partikulat atau abu vulkanik," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Muhtadi Arsyad Tumenggung, di Bandarlampung, Selasa.

Ia menyatakan bahwa langkah antisipasi ini difokuskan untuk mengidentifikasi secara dini potensi kemunculan gangguan kesehatan klinis yang berkaitan langsung dengan paparan abu vulkanik di udara.

"Kami mengarahkan seluruh puskesmas di Kota Bandarlampung untuk siaga dan memantau distribusi serta pola keluhan kesehatan masyarakat pascakejadian erupsi," kata dia.

Terutama, lanjut dia, kasus kesehatan yang berkaitan dengan potensi pajanan inhalasi saluran pernapasan, kontak mata, maupun kulit.

"Sebagai tindak lanjut, Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung telah menginstruksikan jajarannya untuk melakukan validasi angka kasus secara berlapis," kata dia.

Kemudian, Dinas Kesehatan juga memastikan nihilnya duplikasi data atau kesalahan input, meminta laporan harian dari seluruh puskesmas, serta memprioritaskan pemantauan ketat di wilayah-wilayah dengan lonjakan kasus tertinggi.

"Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di luar ruangan, agar senantiasa mengenakan alat pelindung diri seperti masker guna meminimalisir risiko gangguan kesehatan akibat paparan partikulat bebas di udara," kata dia.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dinkes Bandarlampung pantau situasi kesehatan masyarakat

Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.