pickleballvnz.com

Diaspora Indonesia dari Kanada Melalui Dompet Dhuafa Bantu Penyintas Gempa di Pelosok NTT |Republika Online

REPUBLIKA.CO.ID, MANGGARAI BARAT -- Diaspora Masyarakat Calgary, Kanada, mengalirkan solidaritas hangat bagi saudara-saudara sesama bangsa yang tengah berjuang pulih pasca gempa bumi di NTT, Selasa (6/10/2026)....

REPUBLIKA.CO.ID, MANGGARAI BARAT -- Diaspora Masyarakat Calgary, Kanada, mengalirkan solidaritas hangat bagi saudara-saudara sesama bangsa yang tengah berjuang pulih pasca gempa bumi di NTT, Selasa (6/10/2026).

Melalui sinergi kemanusiaan, bantuan tersebut disalurkan langsung oleh Dompet Dhuafa kepada keluarga terdampak di Dusun Gulung Turi, Desa Kempo, Kabupaten Manggarai Barat. Sebanyak 20 paket dukungan disiapkan untuk menopang kebutuhan mendesak warga, mencakup 11 paket sembako serta 9 paket khusus ibu dan anak.

Pemenuhan gizi dan perlindungan kelompok rentan menjadi fokus utama penyaluran bantuan ini. Paket sembako dialokasikan untuk menjamin ketersediaan pangan keluarga dalam beberapa waktu ke depan. Sementara itu, paket ibu dan anak hadir sebagai bentuk perhatian spesifik bagi pemenuhan nutrisi, perlengkapan esensial, serta kenyamanan tumbuh kembang balita di tengah keterbatasan pascabencana.

Bagi masyarakat di Dusun Gulung Turi, hadirnya kepedulian dari belahan bumi lain membawa kekuatan moral tersendiri. Rasa syukur diungkapkan oleh Alferdo, salah satu warga penerima manfaat saat menerima bantuan tersebut.

“Terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah bencana. Semoga kebaikan dan kepedulian dari para donatur dibalas oleh Tuhan dan menjadi berkInisiatif dari Diaspora Masyarakat Calgary mempertegas bahwa ikatan kebangsaan dan persaudaraan kemanusiaan melampaui batas-batas geografis.ah bagi semuanya,” kata Alferdo dengan penuh haru.

Berdasarkan data per Jumat (2/10/2026), dampak gempa di NTT masih terlihat dari besarnya kerusakan hunian dan fasilitas publik. Tercatat 106.703 unit rumah mengalami kerusakan. Pada sektor fasilitas umum, kerusakan meliputi 2.147 fasilitas pendidikan, 157 fasilitas kesehatan, 687 kantor, 652 rumah ibadah, empat pasar tradisional, serta 1.915 fasilitas umum lainnya.

Besarnya dampak tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat tidak berhenti ketika masa tanggap darurat berakhir. Pemulihan tempat tinggal, fasilitas pendidikan, serta layanan dasar menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat kembali menjalani aktivitas sehari-hari.

Sejak fase tanggap darurat, Dompet Dhuafa melalui DMC telah menggelar berbagai layanan kemanusiaan di sejumlah wilayah terdampak. Bantuan mencakup pemenuhan kebutuhan dasar, layanan kesehatan, pendidikan, air bersih, hingga dukungan pencarian dan pertolongan.

Hingga Jumat, total penerima manfaat dari berbagai layanan tersebut mencapai 26.643 jiwa.

Rinciannya, layanan air bersih telah menjangkau 977 penerima manfaat, pembangunan masjid darurat 2.480 penerima manfaat, distribusi logistik nonpangan 1.646 penerima manfaat, dan layanan kesehatan 3.726 penerima manfaat.

Sementara itu, distribusi logistik pangan menjangkau 5.503 penerima manfaat, layanan pendidikan dan Psychological First Aid (PFA) sebanyak 3.007 penerima manfaat, layanan internet 339 penerima manfaat, serta kegiatan SAR, evakuasi, dan asesmen sebanyak 376 penerima manfaat. Adapun layanan permakanan telah menjangkau 8.589 penerima manfaat.