pickleballvnz.com

Di Tengah Hotel Mewah dan Kasino Makau, Ada Masjid dan Restoran Halal yang Bisa Jadi Penyelamat Wisatawan Muslim

 Lifestyle Senin, 19 Oktober 2026 - 19:02 WIB Makau, VIVA – Makau selama i...

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Makau, VIVA – Makau selama ini identik dengan kehidupan malam, kasino megah, dan resor mewah yang memancarkan kemewahan. Wilayah administratif khusus China yang berada di pesisir selatan tersebut juga dikenal sebagai destinasi wisata dengan perpaduan budaya Tiongkok dan Portugis, bangunan bersejarah, serta pusat hiburan modern.

Baca Juga

Namun, bagi wisatawan Muslim, ada satu pertanyaan penting sebelum memutuskan berlibur ke luar negeri: seberapa mudah menemukan makanan halal dan tempat untuk menunaikan ibadah?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekhawatiran itu cukup beralasan. Berbeda dengan Indonesia, tempat makan halal dan musala tidak selalu mudah ditemukan di setiap sudut kota. Meski demikian, pengalaman perjalanan yang diberikan kesempatan oleh VIVA bersama AirAsia telah menunjukkan bahwa Makau memiliki sejumlah pilihan yang dapat membantu wisatawan Muslim menikmati liburan dengan lebih nyaman.

Baca Juga

Mulai dari Masjid Makau, restoran yang menyajikan hidangan halal, hingga toko suvenir yang menyediakan produk tertentu untuk konsumen Muslim, berbagai fasilitas tersebut menawarkan perspektif berbeda tentang kota yang selama ini lekat dengan industri kasino. 

Masjid Makau, tempat mencari ketenangan di tengah hiruk-pikuk kota

Baca Juga

Di tengah padatnya agenda wisata, menemukan tempat untuk beribadah menjadi kebutuhan penting bagi pelancong Muslim. Salah satu lokasi yang bisa dituju adalah Macau Mosque and Cemetery, masjid yang menjadi salah satu fasilitas ibadah umat Islam di wilayah tersebut.

Masjid ini berlokasi di Ramal dos Moros, kawasan Nossa Senhora de Fátima. Keberadaannya memberi ruang bagi wisatawan Muslim untuk berhenti sejenak dari aktivitas berkeliling kota dan menjalankan ibadah di tengah perjalanan.

Bagi wisatawan asal Indonesia yang terbiasa menemukan masjid dan musala di berbagai tempat, beribadah di negara dengan komunitas Muslim yang lebih kecil bisa menghadirkan pengalaman tersendiri. Perjalanan tidak lagi hanya tentang mengunjungi tempat populer, mengambil foto, atau mencicipi kuliner setempat, tetapi juga menjaga rutinitas ibadah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, wisatawan sebaiknya memeriksa lokasi, akses, dan waktu kunjungan sebelum berangkat. Dengan begitu, agenda salat dapat disesuaikan dengan perjalanan menuju destinasi lain.

Kehadiran masjid ini sekaligus menjadi pengingat bahwa Makau bukan semata-mata kota hiburan. Di balik gedung-gedung megahnya, terdapat ruang bagi wisatawan Muslim untuk menjalankan kebutuhan spiritual selama berlibur. 

Halaman Selanjutnya

Lou Lan Restaurant, kuliner halal dengan sentuhan kehangatan Indonesia