Data Center AI Akan Dibangun di Jatiluhur, Kebutuhan Air Capai 33.000 Meter Kubik per Hari
Lifestyle Digilife Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:00...
Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:00 WIB
VIVA – Data center berbasis kecerdasan buatan (AI) akan dibangun di kawasan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Proyek ini menjadi perhatian karena fasilitas tersebut diperkirakan membutuhkan air dalam jumlah besar ketika beroperasi penuh.
Baca Juga
Kebutuhan air data center AI itu diperkirakan mencapai 33.000 meter kubik per hari, atau setara dengan sekitar 33 juta liter air setiap hari. Besarnya kebutuhan tersebut menjadi perhatian karena kawasan Jatiluhur memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan air masyarakat dan sektor pertanian.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dirangkum VIVA Kamis, (1/10/2026), meminta pembangunan fasilitas tersebut tidak mengganggu ketersediaan air bagi masyarakat. Perhatian khusus diberikan terhadap kebutuhan petani yang selama ini mengandalkan pasokan air dari kawasan Jatiluhur untuk kegiatan pertanian.
Baca Juga
Mengapa Data Center AI Membutuhkan Banyak Air?
Data center merupakan fasilitas yang menampung berbagai server dan perangkat komputasi yang bekerja dalam waktu lama. Ketika beroperasi, perangkat tersebut menghasilkan panas sehingga membutuhkan sistem pendinginan agar suhu tetap berada dalam batas aman.
Baca Juga
Kebutuhan pendinginan menjadi semakin penting pada fasilitas yang dirancang untuk menjalankan beban kerja AI. Proses komputasi AI membutuhkan perangkat keras dengan kemampuan pemrosesan tinggi. Aktivitas tersebut dapat menghasilkan panas dalam jumlah besar sehingga sistem pendinginan harus bekerja secara optimal.
Air menjadi salah satu sumber daya yang dapat digunakan dalam sistem pendinginan data center. Karena itu, semakin besar kapasitas komputasi sebuah fasilitas, kebutuhan terhadap sistem pengelolaan panas juga dapat meningkat.
Dalam konteks proyek di Jatiluhur, kebutuhan air hingga 33.000 meter kubik per hari menjadi angka yang perlu diperhitungkan sejak tahap pembangunan hingga fasilitas beroperasi penuh.
Jatiluhur Punya Peran Penting
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kekhawatiran mengenai penggunaan air tidak terlepas dari posisi Jatiluhur sebagai kawasan yang memiliki fungsi strategis bagi Jawa Barat.
Kawasan Waduk Jatiluhur selama ini berkaitan dengan berbagai kebutuhan, termasuk irigasi pertanian, penyediaan air baku, serta pembangkitan listrik. Karena itu, penggunaan sumber daya air untuk kebutuhan industri dan teknologi perlu memperhatikan kebutuhan masyarakat yang sudah lebih dahulu bergantung pada pasokan tersebut.
Halaman Selanjutnya
Dedi Mulyadi meminta kebutuhan air untuk proyek data center dihitung secara matang. Menurutnya, pembangunan sektor teknologi dan masuknya investasi tetap dapat berjalan, tetapi tidak boleh mengorbankan kebutuhan air untuk pertanian.