pickleballvnz.com

Damkar Rejang Lebong tangani lima kasus kebakaran hutan dan lahan - ANTARA News Bengkulu

Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, terhitung Juni - Agustus 2026 telah menangani kasus kebakaran hutan dan lahan di lima lokasi dalam...

Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, terhitung Juni - Agustus 2026 telah menangani kasus kebakaran hutan dan lahan di lima lokasi dalam sejumlah kecamatan di daerah itu.

"Terhitung Juni hingga Agustus 2026 ini Dinas Damkar Kabupaten Rejang Lebong telah menangani kasus kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Dari lima kasus ini semuanya terjadi di lahan kosong maupun kebun warga, tidak ada yang terjadi di hutan," kata Kepala Dinas Damkar Rejang Lebong Andy Ferdian saat dihubungi di Rejang Lebong, Kamis.

Dia menjelaskan, kasus kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Rejang Lebong tersebut di antaranya terjadi pada 24 Juni 2026 di perkebunan sawit milik warga Desa Ujan Panas di Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), kemudian pada 30 Juni 2026 di perkebunan sawit milik warga Kelurahan Ulak Tanding di Kecamatan PUT.

Baca juga: BPBD Rejang Lebong tingkatkan patroli pencegahan Karhutla

Selanjutnya pada 14 Juli di lahan kosong berisi semak belukar di Kelurahan Simpang Nangka, Kecamatan Selupu Rejang. Pada 12 Agustus 2026 di lahan perkebunan milik warga Desa Air Merah, Kecamatan Curup Tengah. Serta pada 17 Agustus 2026 terjadi di perkebunan buah di Desa Pal Batu, Kecamatan Selupu Rejang.

Sejauh ini lima lokasi kebakaran lahan ini, kata dia, tidak memakan korban jiwa, namun kerugian yang diderita petani diperkirakan cukup besar mengingat banyak tanaman buah seperti alpukat, kopi dan lainnya mati akibat kebakaran.

Selain telah melakukan penanganan lima kasus kebakaran lahan pihaknya, tambah dia, terhitung sejak Januari hingga akhir Agustus 2026 telah menangani 25 kasus kebakaran yang terjadi di permukiman warga.

Untuk mengantisipasi potensi peningkatan kasus, khususnya pada musim kemarau, pihaknya menyiagakan sebanyak 118 personel yang tersebar di markas komando (Mako) pusat maupun di sejumlah pos sektor kecamatannya.

Baca juga: Plt Bupati Rejang Lebong ajak warga jaga persatuan

Selain kesiapan personel, Damkar Rejang Lebong juga menyiagakan sembilan unit armada mobil pemadam dalam kondisi siap pakai, lengkap dengan peralatan pendukung seperti pompa portabel, selang, dan ketersediaan pasokan air.

Dia mengimbau masyarakat Kabupaten Rejang Lebong agar tidak membakar sampah secara sembarangan, tidak membuka lahan pertanian dengan cara dibakar, serta rutin memeriksa kelayakan instalasi listrik di rumah masing-masing.

Pewarta: Nur Muhamad
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.