pickleballvnz.com

Cara Menghilangkan Pestisida pada Sayuran agar Lebih Aman Dikonsumsi

Jakarta - Bunda, pestisida yang menempel pada sayuran kerap menjadi perhatian sebelum bahan makanan diolah. Meski tidak dapat menghilangkan seluruh residunya, men...

Jakarta -

Bunda, pestisida yang menempel pada sayuran kerap menjadi perhatian sebelum bahan makanan diolah.

Meski tidak dapat menghilangkan seluruh residunya, mencuci sayuran dengan benar tetap menjadi langkah penting untuk membantu mengurangi paparan zat tersebut.

Bahkan, proses pencucian sebaiknya tidak dilewatkan meski sayuran nantinya akan dimasak. Pasalnya, memasak memang dapat membantu mengurangi sebagian residu pestisida, tetapi membersihkan bahan pangan terlebih dahulu tetap menjadi tahap yang dianjurkan, Bunda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Penelitian ungkap pentingnya mencuci sayuran sebelum dimasak

Studi Effectiveness of Different Washing Strategies on Pesticide Residue Removal: The First Comparative Study on Leafy Vegetables yang dipublikasikan di PMC PubMed Central menemukan efektivitas pembersihan dalam mengurangi pestisida pada sayuran.

Penelitian ini membandingkan efektivitas sembilan metode pembersihan dalam mengurangi residu pestisida pada lima jenis sayuran berdaun, yaitu selada, daun perilla, bayam, crown dasy, dan ssamchoo.

Hasilnya menunjukkan bahwa setiap metode memiliki tingkat efektivitas yang berbeda, dengan penurunan residu pestisida berkisar antara 43,7 hingga 77 persen, tergantung pada cara pencucian maupun jenis sayur yang dibersihkan.

Di antara seluruh metode yang diuji, mencuci sayuran menggunakan air mengalir menjadi cara paling efektif untuk mengurangi residu pestisida, dengan rata-rata efektivitas mencapai 77 persen.

Sementara itu, perebusan menempati urutan kedua dengan efektivitas sekitar 59,5 persen. Sebaliknya, penggunaan detergen justru menjadi metode yang paling rendah efektivitasnya dalam mengurangi residu pada sayuran berdaun.

Penelitian menyimpulkan bahwa sayuran sebaiknya dicuci terlebih dahulu secara menyeluruh di bawah air mengalir sebelum dimasak.

Pasalnya, meski perebusan dan blanching dapat membantu mengurang residu tertentu, proses pemanasan saja tidak cukup efektif untuk semua jenis pestisida.

Oleh karena itu, kombinasi pencucian yang benar sebelum proses memasak menjadi langkah yang paling dianjurkan untuk membantu meminimalkan paparan residu pestisida pada sayuran berdaun.

Cara menghilang pestisida pada sayuran

Colorado State University mengungkap bahwa tidak ada cara mencuci yang dapat sepenuhnya menghilangkan atau membunuh semua mikroorganisme yang mungkin terdapat pada sayuran, tetapi penelitian menunjukkan bahwa membilas produk segar secara menyeluruh di bawah air mengalir merupakan cara efektif untuk mengurangi jumlah mikroorganisme.

Di bawah air mengalir, gosok buah dan sayuran dengan tangan secara menyeluruh untuk menghilangkan kotoran dan mikroorganisme yang berada di permukaannya.

Jika mencuci dengan cara merendam, menggunakan mangkuk yang bersih lebih baik daripada menggunakan bak cuci piring karena area saluran pembuangan sering kali menjadi tempat berkembangnya mikroorganisme.

Sayuran atau buah dengan kulit keras atau tebal dapat disikat menggunakan sikat khusus sayuran.

Selain itu, air yang digunakan untuk mencuci sebaiknya tidak lebih dari 10 derajat lebih dingin daripada suhu sayuran untuk mencegah masuknya mikroorganisme melalui bagian tangkai atau ujung bunga pada bahan pangan tersebut.

Hindari mencuci buah dan sayuran menggunakan detergen atau larutan pemutih. Banyak jenis sayuran memiliki pori-pori yang dapat menyerap bahan kimia tersebut sehingga dapat memengaruhi keamanan dan rasanya.

Nah, itulah cara menghilangkan residu pestisida pada sayuran yang dapat Bunda lakukan di rumah agar lebih aman dikonsumsi. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)