Cara Membuat Google Form di HP dan Laptop, Lengkap dengan Cara Membagikannya
Cara Membuat Google Form dengan MudahCara membuat Google Form dapat dilakukan dengan membuka Google Forms melalui browser, kemudian membuat formulir baru, menentukan judul, memasukkan pertanyaan, memilih jenis ...
Cara Membuat Google Form dengan Mudah
Cara membuat Google Form dapat dilakukan dengan membuka Google Forms melalui browser, kemudian membuat formulir baru, menentukan judul, memasukkan pertanyaan, memilih jenis jawaban, mengatur pertanyaan wajib, melakukan pratinjau, dan membagikan formulir kepada responden.
Secara umum, tahapannya adalah:
Buka Google Forms.
Buat formulir baru atau gunakan template.
Masukkan judul dan deskripsi.
Tambahkan pertanyaan.
Tentukan jenis jawaban.
Atur pertanyaan yang wajib dijawab.
Sesuaikan tampilan formulir.
Lakukan pratinjau.
Periksa pengaturan respons.
Bagikan formulir melalui link atau email.
Meski terlihat sederhana, ada satu hal yang sering terlewat: formulir yang baik bukan yang memiliki pertanyaan paling banyak, melainkan yang mampu mendapatkan informasi penting dengan beban pengisian serendah mungkin.
Cara Membuat Google Form di Laptop
Membuat Google Form melalui laptop atau komputer relatif lebih nyaman karena ukuran layar membuat pengguna lebih mudah melihat pertanyaan, menu pengaturan, dan berbagai opsi pengeditan.
Berikut langkah-langkahnya.
1. Buka Google Forms
Buka browser seperti Chrome, Safari, Edge, atau browser lain yang biasa digunakan.
Kemudian akses laman Google Forms dan pastikan Anda sudah masuk menggunakan akun Google. Google Form juga dapat diakses melalui layanan Google lainnya yang menyediakan menu aplikasi Google.
2. Buat Formulir Baru
Setelah halaman Google Forms terbuka, pilih formulir kosong atau salah satu template yang tersedia.
Jika ingin membuat formulir dari awal, pilih opsi Blank/Kosong. Sementara itu, template dapat digunakan jika kebutuhan Anda sesuai dengan format yang sudah disediakan.
Untuk pengguna pemula, formulir kosong justru dapat menjadi pilihan yang lebih fleksibel karena setiap pertanyaan dapat disusun sesuai kebutuhan.
3. Masukkan Judul dan Deskripsi
Berikan nama yang jelas pada formulir.
Misalnya, jika formulir digunakan untuk pendaftaran seminar, judulnya dapat dibuat seperti:
Pendaftaran Seminar Digital Marketing 2026
Kemudian tambahkan deskripsi singkat yang menjelaskan tujuan formulir, siapa yang harus mengisinya, dan informasi penting lain yang perlu diketahui responden.
Jangan membuat deskripsi terlalu panjang. Responden biasanya ingin segera mengetahui apa yang harus dilakukan setelah membuka formulir.
4. Tambahkan Pertanyaan
Selanjutnya, masukkan pertanyaan yang ingin diberikan kepada responden.
Misalnya untuk pendaftaran seminar:
Nama lengkap
Alamat email
Nomor WhatsApp
Asal kampus atau perusahaan
Pilihan sesi seminar
Setiap pertanyaan sebaiknya meminta satu informasi utama. Hindari menggabungkan dua kebutuhan dalam satu kolom.
Contohnya, pertanyaan “Nama lengkap dan nomor WhatsApp” kurang ideal karena hasilnya akan lebih sulit diolah. Lebih baik membuat dua pertanyaan terpisah.
5. Pilih Jenis Jawaban yang Sesuai
Google Form menyediakan beberapa tipe pertanyaan. Pemilihannya penting karena jenis jawaban akan menentukan bagaimana data yang masuk dapat digunakan.
Beberapa jenis yang umum digunakan antara lain:
Jawaban singkat: cocok untuk nama, email, nomor telepon, atau informasi pendek.
Paragraf: cocok untuk saran, kritik, alasan, atau jawaban panjang.
Pilihan ganda: digunakan ketika responden hanya boleh memilih satu opsi.
Kotak centang: digunakan ketika responden dapat memilih lebih dari satu pilihan.
Dropdown: berguna ketika tersedia banyak opsi tetapi Anda ingin tampilan pertanyaan tetap ringkas.
Unggah file: digunakan jika responden perlu mengirimkan dokumen, foto, atau berkas tertentu.
Kesalahan memilih tipe jawaban cukup sering terjadi. Misalnya, menggunakan kolom paragraf untuk pertanyaan yang sebenarnya hanya membutuhkan pilihan “Ya” atau “Tidak”. Selain membuat formulir terlihat kurang rapi, hal tersebut juga dapat menyulitkan pengolahan data.
6. Aktifkan Pertanyaan Wajib
Jika sebuah informasi harus diisi oleh seluruh responden, aktifkan opsi Wajib diisi atau Required.
Contohnya, dalam formulir pendaftaran acara, nama dan nomor kontak mungkin perlu diwajibkan. Sebaliknya, pertanyaan seperti “Apa saran Anda untuk acara berikutnya?” dapat dibuat opsional.
Tidak semua pertanyaan harus dibuat wajib. Terlalu banyak kolom wajib dapat membuat responden merasa formulir terlalu membebani.
7. Sesuaikan Tampilan Google Form
Google Forms juga menyediakan fitur untuk menyesuaikan tampilan formulir.
Anda dapat mengatur elemen seperti:
warna tema;
gaya tulisan;
gambar header;
tampilan visual formulir.
Gunakan desain yang sesuai dengan tujuan. Untuk formulir resmi perusahaan, misalnya, tampilan sederhana dan mudah dibaca biasanya lebih efektif daripada menggunakan terlalu banyak elemen dekoratif.
8. Lakukan Pratinjau
Sebelum membagikan formulir, lakukan pratinjau menggunakan ikon mata.
Tahap ini penting karena tampilan editor tidak selalu sama dengan pengalaman responden.
Periksa kembali:
apakah semua pertanyaan sudah benar;
apakah pilihan jawaban tersedia;
apakah ada typo;
apakah pertanyaan wajib memang diperlukan;
apakah link atau unggahan file bekerja sesuai kebutuhan;
apakah formulir nyaman dibaca melalui layar HP.
Jangan langsung membagikan formulir kepada ratusan orang sebelum melakukan pengujian.
Baca Juga: Google Resmi Rilis Pixel 11, Pixel Watch 5 dan Pixel Tag
Baca Juga: Google Rilis Login dengan Video Selfie di Indonesia, Begini Cara Kerjanya
Cara Membuat Google Form di HP
Tidak memiliki laptop? Anda tetap dapat membuat Google Form melalui HP.
Cara membuat Google Form di HP pada dasarnya sama dengan melalui komputer. Anda dapat menggunakan browser di Android maupun iPhone.
1. Buka Browser di HP
Gunakan browser yang tersedia di perangkat, kemudian buka Google Forms.
Setelah masuk menggunakan akun Google, Anda dapat membuat formulir baru.
2. Pilih Formulir Kosong
Buat formulir baru dengan memilih opsi formulir kosong.
Kemudian masukkan judul dan deskripsi sesuai kebutuhan.
3. Tambahkan Pertanyaan
Masukkan pertanyaan satu per satu.
Pada layar HP, beberapa menu mungkin terlihat lebih ringkas dibandingkan tampilan desktop. Karena itu, perhatikan ikon tambah pertanyaan dan menu lainnya saat melakukan pengeditan.
4. Tentukan Jenis Jawaban
Pilih jenis jawaban berdasarkan informasi yang ingin dikumpulkan.
Misalnya, jika ingin mengetahui kota asal peserta, Anda dapat menggunakan pilihan yang tersedia atau jawaban singkat sesuai jumlah dan karakteristik data yang dibutuhkan.
5. Atur Pertanyaan Wajib
Aktifkan opsi Required/Wajib diisi pada pertanyaan yang memang harus dijawab.
Periksa kembali formulir setelah selesai mengedit. Kesalahan kecil pada HP lebih mudah terlewat karena ukuran layar lebih terbatas.
6. Bagikan Formulir
Setelah formulir selesai dan sudah diuji, gunakan tombol Kirim/Send.
Pilih opsi tautan atau link untuk mendapatkan alamat formulir yang dapat disalin dan dibagikan melalui WhatsApp, email, media sosial, atau platform lainnya.
Bagaimana Memilih Jenis Pertanyaan di Google Form?
Pemilihan jenis pertanyaan sebaiknya tidak dilakukan hanya berdasarkan tampilan. Pikirkan terlebih dahulu data seperti apa yang ingin Anda dapatkan.
Sebagai contoh, sebuah formulir pendaftaran webinar membutuhkan data berikut:
Informasi | Jenis jawaban yang sesuai |
|---|---|
Nama lengkap | Jawaban singkat |
Jawaban singkat | |
Pilihan kelas | Pilihan ganda |
Topik yang diminati | Kotak centang |
Pekerjaan | Dropdown |
Pertanyaan untuk narasumber | Paragraf |
Bukti pembayaran | Unggah file |
Dari contoh tersebut terlihat bahwa setiap jenis pertanyaan memiliki fungsi berbeda.
Pilihan ganda cocok ketika responden hanya boleh memilih satu jawaban. Sementara kotak centang lebih tepat jika seseorang dapat memiliki beberapa pilihan sekaligus.
Dengan memilih tipe jawaban sejak awal secara tepat, data yang masuk nantinya akan lebih mudah diperiksa dan dianalisis.
Cara Membuat Google Form untuk Pendaftaran Acara
Google Form sering digunakan untuk pendaftaran seminar, webinar, lomba, komunitas, hingga kegiatan kampus.
Misalnya, panitia ingin membuat formulir untuk pendaftaran seminar dengan target 200 peserta.
Formulir dapat disusun menjadi beberapa bagian:
Data peserta
Nama lengkap
Email
Nomor WhatsApp
Asal instansi
Informasi pendaftaran
Pilihan sesi
Jenis tiket
Topik yang diminati
Informasi tambahan
Pertanyaan untuk pembicara
Catatan khusus
Jika ada bukti pembayaran, panitia dapat menambahkan pertanyaan untuk mengunggah file apabila fitur tersebut sesuai dengan kebutuhan formulir.
Struktur seperti ini lebih mudah dipahami daripada mencampur seluruh pertanyaan tanpa pengelompokan.
Cara Membuat Google Form untuk Survei
Untuk survei, tantangan utamanya bukan sekadar mengumpulkan banyak jawaban, tetapi memastikan pertanyaan menghasilkan data yang benar-benar dapat digunakan.
Misalnya, sebuah UMKM ingin mengetahui tingkat kepuasan pelanggan.
Pertanyaan dapat mencakup:
Seberapa puas Anda terhadap produk?
Bagaimana kualitas pelayanan?
Apakah Anda akan membeli kembali?
Produk apa yang ingin ditambahkan?
Apa saran Anda?
Untuk pertanyaan dengan pilihan yang sudah jelas, gunakan tipe jawaban terstruktur. Sementara itu, pertanyaan terbuka dapat digunakan untuk memperoleh komentar yang lebih mendalam.
Dengan kombinasi tersebut, pemilik usaha bisa mendapatkan data yang mudah dihitung sekaligus masukan kualitatif dari pelanggan.
Cara Membagikan Google Form
Setelah formulir selesai dibuat, Anda dapat membagikannya dengan beberapa cara.
Membagikan melalui Link
Cara ini paling praktis jika formulir akan dikirim melalui WhatsApp, media sosial, grup komunitas, atau aplikasi pesan lainnya.
Klik Kirim/Send, kemudian pilih opsi tautan. Salin link yang tersedia dan bagikan kepada responden.
Jika tersedia opsi untuk memperpendek URL, Anda dapat menggunakannya agar tautan lebih ringkas.
Membagikan melalui Email
Google Form juga dapat dibagikan langsung melalui email.
Metode ini cocok jika formulir ditujukan kepada kelompok penerima tertentu dan Anda sudah memiliki daftar alamat email mereka.
Menyematkan Formulir di Website
Jika formulir digunakan untuk situs web, Google Form juga dapat disematkan pada halaman tertentu menggunakan opsi embed yang tersedia.
Cara ini membuat pengunjung dapat mengisi formulir tanpa harus berpindah ke halaman lain.
Cara Melihat Jawaban Google Form
Setelah formulir dibagikan, pekerjaan belum selesai.
Buka bagian Tanggapan/Responses untuk melihat jawaban yang telah masuk. Google Form dapat menampilkan ringkasan respons sehingga pemilik formulir dapat melihat pola jawaban yang diberikan.
Untuk kebutuhan pengolahan data yang lebih lanjut, respons juga dapat dihubungkan dengan Google Sheets.
Fitur tersebut berguna ketika jumlah responden mulai banyak. Misalnya, 200 peserta seminar akan menghasilkan ratusan data yang lebih mudah dikelola dalam format spreadsheet dibandingkan memeriksanya satu per satu secara manual.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Membuat Google Form
Membuat formulir memang mudah, tetapi bukan berarti tidak ada kesalahan yang perlu dihindari.
1. Formulir terlalu panjang
Tidak semua informasi yang terpikirkan harus dimasukkan.
Jika kebutuhan utama hanya nama, kontak, dan pilihan acara, jangan menambahkan banyak pertanyaan yang tidak berhubungan.
2. Semua pertanyaan dibuat wajib
Pertanyaan wajib seharusnya digunakan untuk informasi yang memang diperlukan.
Jika seluruh kolom diwajibkan, responden bisa merasa proses pengisian terlalu berat.
3. Jenis jawaban tidak sesuai
Pertanyaan yang seharusnya hanya memiliki satu jawaban jangan dibuat menggunakan kotak centang.
Sebaliknya, jika seseorang boleh memilih beberapa opsi, jangan menggunakan pilihan ganda.
4. Tidak melakukan pengujian
Kesalahan penulisan, pilihan jawaban yang hilang, atau pengaturan yang keliru dapat diketahui sebelum formulir dibagikan.
Karena itu, selalu lakukan preview dan pengujian.
5. Tidak memperhatikan pengguna HP
Sebagian besar formulir kemungkinan dibuka melalui perangkat mobile. Pastikan pertanyaan tidak bertele-tele dan responden tidak perlu melakukan terlalu banyak langkah.
6. Mengumpulkan data yang tidak diperlukan
Informasi pribadi sebaiknya hanya dikumpulkan jika memang memiliki tujuan yang jelas.
Semakin banyak data yang diminta, semakin besar pula tanggung jawab pengelola untuk menggunakannya sesuai kebutuhan.
Tips Membuat Google Form yang Lebih Profesional
Ada beberapa hal sederhana yang dapat meningkatkan kualitas formulir.
Pertama, gunakan judul yang spesifik. Responden harus langsung mengetahui tujuan formulir setelah membukanya.
Kedua, buat instruksi singkat. Jelaskan apa yang perlu dilakukan tanpa memenuhi halaman dengan teks panjang.
Ketiga, kelompokkan pertanyaan. Jika formulir cukup panjang, gunakan bagian atau section agar responden tidak melihat semua pertanyaan sekaligus.
Keempat, gunakan tipe jawaban secara strategis. Pilih format yang membuat data mudah dikumpulkan sekaligus mudah diolah.
Kelima, lakukan pengujian sebelum disebarkan. Cobalah mengisi formulir dari sudut pandang responden, bukan hanya memeriksa tampilannya sebagai pembuat.
Apakah Membuat Google Form Gratis?
Pada dasarnya, pengguna dapat membuat Google Form menggunakan akun Google tanpa harus memiliki kemampuan pemrograman. Google Form dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti survei, kuesioner, pendataan, dan pendaftaran.
Namun, fitur dan pengaturan tertentu dapat bergantung pada jenis akun serta layanan Google yang digunakan. Karena itu, periksa pengaturan yang tersedia pada akun Anda jika membutuhkan fungsi khusus.
Kesimpulan
Cara membuat Google Form sebenarnya cukup sederhana, baik melalui laptop maupun HP. Tahap utamanya adalah membuat formulir, menentukan judul, menambahkan pertanyaan, memilih jenis jawaban, mengatur kolom wajib, melakukan pratinjau, lalu membagikan link kepada responden.
Hal yang lebih penting justru terletak pada cara menyusun pertanyaannya. Formulir yang efektif tidak harus panjang. Selama setiap pertanyaan memiliki tujuan, jenis jawaban sesuai, dan responden dapat menyelesaikannya tanpa kebingungan, data yang diperoleh akan jauh lebih berguna.
Dengan pendekatan tersebut, Google Form tidak hanya menjadi alat untuk mengumpulkan jawaban, tetapi juga membantu pekerjaan seperti pendaftaran acara, survei pelanggan, pendataan komunitas, hingga pengelolaan informasi peserta menjadi lebih terstruktur.
Baca Juga: Cara Mematikan SafeSearch di Google, HP, dan Laptop dengan Mudah
Baca Juga: Google Izinkan Watermark AI pada Gambar dan Video Dihapus
FAQ
Apakah Google Form bisa dibuat lewat HP?
Ya, Google Form dapat dibuat melalui browser di HP Android maupun iPhone. Pengguna cukup mengakses Google Forms menggunakan browser, masuk ke akun Google, kemudian membuat dan mengedit formulir sesuai kebutuhan.
Apakah membuat Google Form gratis?
Google Form dapat digunakan untuk membuat formulir online menggunakan akun Google. Pengguna dapat memanfaatkannya untuk berbagai kebutuhan seperti survei, kuesioner, pendaftaran, dan pengumpulan data tanpa harus membuat sistem formulir sendiri.
Bagaimana cara membuat Google Form untuk pendaftaran?
Buat formulir baru, masukkan judul dan informasi kegiatan, kemudian tambahkan pertanyaan seperti nama, email, nomor WhatsApp, instansi, serta pilihan kegiatan. Tentukan jenis jawaban yang sesuai dan jadikan informasi penting sebagai pertanyaan wajib.
Bagaimana cara membagikan link Google Form?
Setelah formulir selesai dibuat, pilih tombol Kirim/Send, kemudian pilih opsi tautan. Salin link yang tersedia dan bagikan melalui WhatsApp, email, media sosial, atau platform lainnya.
Bagaimana cara melihat jawaban Google Form?
Jawaban dapat dilihat melalui bagian Tanggapan/Responses pada editor Google Form. Respons yang masuk dapat diperiksa dalam bentuk ringkasan maupun jawaban individual, serta dapat dihubungkan dengan Google Sheets untuk pengolahan data.
Apakah Google Form bisa dihubungkan ke Google Sheets?
Ya. Respons Google Form dapat dihubungkan dengan Google Sheets sehingga data yang dikumpulkan tersusun dalam spreadsheet. Cara ini sangat membantu ketika jumlah responden sudah banyak dan data perlu diproses lebih lanjut.
Apakah Google Form bisa dibuat tanpa aplikasi?
Ya. Google Form dapat diakses melalui browser sehingga pengguna tidak harus memasang aplikasi khusus untuk membuat formulir. Cara ini dapat dilakukan baik melalui komputer maupun perangkat mobile.