Cara Cek Desil DTSEN Pakai NIK, Begini Langkahnya |Republika Online
Untuk mempercepat normalisasi distribusi BBM di Sumatera Utara (Sumut), Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut meningkatkan sekitar 35 persen kapasitas armada mobil tangki beserta awak mobil tangki. ...
Untuk mempercepat normalisasi distribusi BBM di Sumatera Utara (Sumut), Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut meningkatkan sekitar 35 persen kapasitas armada mobil tangki beserta awak mobil tangki.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah tengah menyiapkan skema pembatasan Pertalite bagi masyarakat dari kelompok ekonomi atas atau desil 9 dan 10. Kelompok tersebut berpotensi tidak lagi menikmati subsidi Pertalite dan harus beralih menggunakan BBM nonsubsidi seperti Pertamax.
Masyarakat dapat mengecek kelompok kesejahteraan keluarga berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara daring. Pengecekan ini dapat dilakukan melalui laman resmi Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos).
DTSEN merupakan data terpadu yang memuat informasi sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia. Data tersebut digunakan pemerintah sebagai salah satu dasar dalam perencanaan, evaluasi, serta penyaluran program bantuan agar lebih tepat sasaran.
Salah satu informasi yang dapat diketahui masyarakat melalui layanan Cek Bansos adalah desil kesejahteraan. Desil membagi keluarga ke dalam 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraannya.
Desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil 10 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.
Cara Cek Desil DTSEN
Berikut tata cara mengecek desil DTSEN:
- Buka laman resmi DTSEN Kemensos.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
- Masukkan kode verifikasi yang tersedia.
- Klik tombol "CARI DATA".
Sistem akan menampilkan informasi berdasarkan data yang tersedia, termasuk informasi mengenai desil kesejahteraan apabila data pengguna telah tercatat.
Apa Arti Desil 1 hingga 10?
Pembagian desil digunakan untuk menggambarkan posisi tingkat kesejahteraan keluarga.
- Desil 1: 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
- Desil 2: kelompok 10 persen berikutnya.
- Desil 3: kelompok 10 persen berikutnya.
- Desil 4: kelompok 10 persen berikutnya.
- Desil 5: kelompok 10 persen di tengah.
- Desil 6: kelompok 10 persen berikutnya.
- Desil 7: kelompok 10 persen berikutnya.
- Desil 8: kelompok 10 persen berikutnya.
- Desil 9: kelompok 10 persen dengan tingkat kesejahteraan tinggi.
- Desil 10: 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.