Cak Imin Ajak Parpol Ramai-ramai Dukung Prabowonomics, Lewat Revisi 108 UU
Berita Nasional Minggu, 26 Juli 2026 - 10:41 WIB...
Minggu, 26 Juli 2026 - 10:41 WIB
Jakarta, VIVA – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin kembali menyuarakan dukungan penuhnya terhadap visi "Prabowonomics".
Baca Juga
Cak Imin bahkan mengajak seluruh elemen kekuatan politik di Tanah Air untuk bersatu padu mewujudkan konsep ekonomi konstitusi tersebut, salah satunya melalui perombakan regulasi besar-besaran.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hal itu disampaikan Cak Imin usai melepas sekitar 7.500 pelari dalam ajang PKB Run 2026 di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada Minggu, 26 Juli 2026. Dia memaparkan cetak biru penerapan ekonomi berbasis konstitusi.
Baca Juga
Menurut Cak Imin, agar Prabowonomics dapat berjalan optimal, pelaksanaannya harus bertumpu pada tiga agenda utama. Langkah pertama dan paling mendesak adalah mengevaluasi ratusan produk hukum yang dianggap menghambat visi kesejahteraan rakyat.
"Prabowonomics atau ekonomi konstitusi itu ada tiga hal yang harus segera ditindaklanjuti. Yang pertama, me-review dan mengubah 108 undang-undang. Saya akan terus merayu semua pihak, mengajak semua partai, mari kita sukseskan ekonomi konstitusi atau Prabowonomics ini dengan mengubah 108 undang-undang," ujar Cak Imin.
Baca Juga
Adapun dari 108 regulasi yang menjadi target evaluasi tersebut, Cak Imin menyoroti beberapa beleid krusial. Aturan-aturan seperti Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law), Undang-Undang Mineral dan Batubara (Minerba), hingga Undang-Undang Lingkungan Hidup dinilai perlu diselaraskan kembali agar tidak bertentangan dengan asas keadilan ekonomi.
Memasuki agenda kedua, Cak Imin juga menekankan pentingnya politik anggaran yang tajam dan pro-rakyat. Menurutnya, arah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang digagas Presiden Prabowo Subianto harus didesain sedemikian rupa agar manfaatnya langsung menyentuh denyut nadi kehidupan masyarakat di akar rumput.
Dia membeberkan contoh konkret dari alokasi anggaran tersebut. Dana negara wajib diprioritaskan untuk hal-hal mendasar, seperti membangun jembatan bagi anak sekolah di pelosok agar nyawa mereka tak lagi terancam, mempercepat perbaikan fasilitas pendidikan, serta memberikan suntikan modal bagi kewirausahaan masyarakat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Pokoknya kebijakan APBN Pak Prabowo harus diperbesar untuk yang bisa dinikmati langsung oleh rakyat. Itulah yang disebut ekonomi konstitusi," tegasnya.
Lebih lanjut, Cak Imin meyakini bahwa perpaduan antara keberanian mereformasi instrumen hukum dan alokasi belanja negara yang merakyat akan membuat Prabowonomics bukan sekadar jargon.
Halaman Selanjutnya
Konsep ini diyakini akan menjelma menjadi fondasi kokoh bagi pembangunan nasional yang mampu menghadirkan keadilan sejati bagi seluruh rakyat Indonesia.