pickleballvnz.com

Bupati Sumbawa Barat tmenekankan netralitas pada Pilkades 2026

Bupati Sumbawa Barat Amar Nurmansyah menekankan pentingnya menjaga netralitas aparatur dan mengantisipasi potensi kerawanan dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) ANTARA News mataram 38 ...

Sumbawa Barat (ANTARA) - Bupati Sumbawa Barat Amar Nurmansyah menekankan pentingnya menjaga netralitas aparatur dan mengantisipasi potensi kerawanan dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2026.

Amar Nurmansyah saat rapat koordinasi persiapan Pilkades serentak 2026 di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Senin, mengatakan Pilkades tahun ini menjadi momentum penting karena merupakan pelaksanaan serentak pertama di Kabupaten Sumbawa Barat.

"Pelaksanaan Pilkades serentak 2026 merupakan momentum penting karena menjadi awal penerapan keserentakan pemilihan kepala desa di Kabupaten Sumbawa Barat," katanya.

Menurut Amar, pengalaman penyelenggaraan Pilkades sebelumnya menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan tahun ini berlangsung lebih baik, aman, tertib, dan kondusif.

Ia mengatakan pemerintah daerah bukan pelaksana teknis Pilkades, tetapi bertanggung jawab memastikan seluruh tahapan berjalan dengan baik.

"Kami bukan pelaksana, tetapi harus memastikan pelaksanaan Pilkades berjalan dengan baik, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat," ujarnya.

Amar menilai berbagai dinamika berpotensi muncul selama tahapan Pilkades. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta mengidentifikasi sejak dini potensi kerawanan agar dapat segera diantisipasi.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian ialah validitas daftar pemilih yang menggunakan basis data kependudukan tahun 2024 dan masih memerlukan proses pemutakhiran.

"Kalau diidentifikasi sejak awal, pasti akan muncul potensi-potensi kerawanan. Di sinilah peran bersama untuk mengantisipasi dan menyelesaikannya sebelum berkembang menjadi persoalan," katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh aparatur pemerintah dan aparat keamanan untuk menjaga netralitas selama proses Pilkades berlangsung.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sumbawa Barat Abdul Hamid mengatakan Pilkades serentak 2026 menjadi momentum memperkuat tata kelola demokrasi desa yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Tahun ini, Pilkades serentak akan dilaksanakan di 21 desa yang tersebar di delapan kecamatan dengan melibatkan 52 tempat pemungutan suara (TPS) dan melayani 21.826 pemilih berdasarkan data kependudukan.

"Seluruh tahapan Pilkades disusun mengacu pada regulasi yang berlaku sehingga memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang terlibat," kata Abdul Hamid.
 

Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026