Bupati ingatian siswa jangan terjerat bahaya judol dan radikalisme
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan memperingatkan para siswa mengenai bahaya judi online (judol), paparan radikalisme, dan aksi perundungan saat menyambangi SMP Negeri 3 Kokap, ANTARA News jogja 26 ...
Bupati ingatian siswa jangan terjerat bahaya judol dan radikalisme
Senin, 5 Oktober 2026 16:07 WIB
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan kunjungan kerja di SMP Negeri 3 Kokap pada Senin (5/10/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkab Kulon Progo
Kulon Progo (ANTARA) - Bupati Kulon Progo Agung Setyawan memperingatkan para siswa mengenai bahaya judi online (judol), paparan radikalisme, dan aksi perundungan saat menyambangi SMP Negeri 3 Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Di hadapan siswa dan guru, Agung mengingatkan kembali ikrar bersama pelajar se-Kabupaten Kulon Progo yang dideklarasikan pada akhir 2025 untuk menolak judi online, paham radikal, serta perundungan.
"Kita semua sudah melakukan satu ikrar, dan untuk itu Pemerintah Kabupaten Kulon Progo hadir untuk mencegah serta memberikan pemahaman kepada kalian semua," kata Agung di Kulon Progo, Senin.
Bupati mewanti-wanti siswa agar jangan terjerat aktivitas judi online dan paham radikal yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.
Ia menyoroti risiko fatal aktivitas judi online terhadap akses bantuan pendidikan, sebab perangkat seluler yang terintegrasi dengan data kependidikan dapat memicu pencabutan hak penerimaan bantuan pemerintah seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Agung mendorong para siswa menyalurkan energi ke kegiatan positif, seperti olahraga, seni budaya, organisasi kepemudaan, serta penguatan keagamaan. Di juga menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman tanpa aksi perundungan.
Terkait keberlanjutan pendidikan, Pemkab Kulon Progo berkomitmen memfasilitasi siswa berprestasi maupun yang memiliki keterbatasan ekonomi melalui berbagai program, salah satunya Sekolah Rakyat.
Dalam kunjungan yang dihadiri jajaran Pemerintah Kalurahan Kalirejo dan Kapanewon Kokap tersebut, Bupati turut menggelar dialog interaktif guna menyerap aspirasi fasilitas sekolah dan mendata penerima bantuan biaya pendidikan.
Sementara itu, Kepala SMPN 3 Kokap Uswatun Hasanah menyambut baik arahan serta dukungan fasilitas dari Pemkab Kulon Progo.
"Kami berharap pesan-pesan moral serta tawaran bantuan fasilitas sekolah dari Bupati dapat menjadi pemantik semangat bagi para siswa yang berada di wilayah pinggiran," katanya.
Pewarta : Sutarmi
Editor:
Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026