Bupati Banyumas mendukung penguatan UMKM melalui pembentukan inkubasi bisnis
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mendukung penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pembentukan Kelas Inkubasi Bisnis Asosiasi Pengusaha Mikro Kecil dan ANTARA News jateng ekonomi ...
Bupati Banyumas mendukung penguatan UMKM melalui pembentukan inkubasi bisnis
Jumat, 2 Oktober 2026 19:30 WIB
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono memberi sambutan dalam pengukuhan kepengurusan Aspikmas periode 2026–2031 di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (2/10/2026). ANTARA/HO-Pemkab Banyumas
Purwokerto (ANTARA) - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mendukung penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pembentukan Kelas Inkubasi Bisnis Asosiasi Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah (Aspikmas) hingga tingkat kecamatan.
“Saya mendukung pembentukan kelas bisnis di tingkat kecamatan seperti yang dikatakan tadi. Pelatihan yang diberikan harus berbasis kebutuhan pasar dan memiliki kepastian akses pasar,” katanya saat menghadiri pengukuhan kepengurusan Aspikmas periode 2026–2031 di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat.
Menurut dia, pelatihan bagi pelaku UMKM perlu disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan industri agar pengetahuan serta keterampilan yang diperoleh dapat memberikan dampak nyata terhadap pengembangan usaha.
Ia juga mengharapkan kepengurusan Aspikmas yang baru dapat memperkuat sinergi dengan organisasi-organisasi UMKM lainnya sehingga jejaring usaha semakin luas dan membuka lebih banyak kesempatan bagi pelaku UMKM.
Ia meminta kepengurusan Aspikmas periode 2026–2031 segera menjalankan amanah organisasi secara terbuka dan berorientasi pada hasil konkret, terutama dalam mendorong peningkatan kinerja usaha para anggotanya.
“Ukuran keberhasilannya sederhana: semakin banyak UMKM Banyumas yang naik kelas, semakin luas pasarnya, semakin kuat usahanya, dan semakin banyak lapangan kerja yang tercipta,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Aspikmas periode 2026–2031 Kukuh Prasetio mengatakan kepengurusan baru mengusung tema “Aspikmas Bertumbuh, Anggota Maju Melalui Semesta Ilmu”.
Ia mengatakan tema tersebut menjadi landasan untuk mendorong perubahan paradigma pelaku UMKM melalui penguatan literasi bisnis dan keuangan berbasis ilmu pengetahuan.
“Bisnis harus ditumbuhkan dengan ilmu, literasi, serta perhitungan yang matang. Melalui semangat 'Semesta Ilmu', kami ingin mendorong performa dan kualitas bisnis UMKM Banyumas secara nyata,” katanya.
Ia mengatakan Aspikmas meluncurkan Kelas Inkubasi Bisnis sebagai program untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM.
Menurut dia, sebanyak 5.200 anggota Aspikmas yang terdata akan dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan lima hingga 10 UMKM di setiap kecamatan.
Dalam skema tersebut, kata dia, pengurus Aspikmas tingkat kabupaten bertugas menyusun struktur pembelajaran, kurikulum, dan modul pelatihan, sedangkan pengurus tingkat kecamatan menjadi fasilitator dan pendamping kelompok inkubasi di wilayah masing-masing.
Ia mengharapkan kelompok-kelompok kecil tersebut menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk bertumbuh melalui diskusi, berbagi pengalaman, serta saling mendukung dalam mengembangkan usaha.
“Dengan program tersebut, kami menargetkan penguatan kapasitas usaha tidak hanya dilakukan melalui pelatihan, tetapi juga pendampingan yang lebih dekat dengan kebutuhan pelaku UMKM di tingkat kecamatan,” kata Kukuh.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.