pickleballvnz.com

Bupati Bangli minta kepala desa baru tancap gas percepat digitalisasi data bansos - ANTARA News Bali

Bangli, Bali (ANTARA) - Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta meminta para kepala desa yang baru dilantik untuk langsung "tancap gas" mempercepat digitalisasi data bantuan sosial (bansos) melalui sistem satu da...

Bangli, Bali (ANTARA) - Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta meminta para kepala desa yang baru dilantik untuk langsung "tancap gas" mempercepat digitalisasi data bantuan sosial (bansos) melalui sistem satu data.

“Saya berikan target dalam dua minggu ke depan seluruh desa harus menuntaskan pendataan digital itu,” kata Bupati Bangli di sela pelantikan sembilan kepala desa (perbekel) di Gedung Bukthi Mukthi Bakthi, Bangli, Selasa.

Ia memberikan instruksi kepada seluruh kepala desa agar data tersebut bisa langsung terhubung dengan kementerian dan lembaga di pusat sehingga bantuan sosial diterima masyarakat yang tepat sasaran. 

Orang nomor satu di Pemkab Bangli itu mengingatkan tantangan tata kelola pemerintahan desa ke depan semakin kompleks.  

Oleh sebab itu, para perbekel dituntut menghadirkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berbasis data.  

Sedana Arta juga meminta seluruh kepala desa baru dan jajaran perangkat daerah untuk mengikis sekat-sekat birokrasi dan memupuk semangat kolaborasi.

“Bangli tidak membutuhkan superman, melainkan super team. Mari tumbuhkan rasa jengah untuk bekerja bersama membangun desa, meningkatkan pelayanan publik, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya. 

Adapun sembilan perbekal yang baru dilantik itu yakni Perbekel Desa Bunutin I Ketut Librata Jaya, Perbekel Desa Abang Batudinding I Ketut Pasek Sentana dan Perbekel Desa Belantih I Wayan Agus Sudimawan.

Selain itu, Perbekel Desa Binyan I Ketut Sugita, Desa Bonyoh dipimpin oleh I Ketut Putra Indrawan, Perbekel Desa Dausa I Gede Ariada , selanjutnya I Ketut Sumartika yang menjadi Perbekel Desa Kintamani, Perbekel Desa Pinggan I Wayan Sersan, dan Perbekel Desa Subaya I Nyoman Jonoarta.

Di sisi lain, ia juga memaparkan kepada para kepala desa terkait pentingnya Imbal Jasa Lingkungan (IJL) atas pemanfaatan sumber daya air Bangli oleh daerah lain di Bali.

Bupati Bangli menjelaskan gubernur Bali dan DPRD Bali mendukung IJL itu bisa segera diterbitkan melalui aturan hukum baik berbentuk peraturan daerah atau peraturan gubernur.

Adapun kajian ilmiah menunjukkan Bangli merupakan kawasan resapan dan penyimpan air utama di Bali, sehingga layak mendapatkan kompensasi berpayung hukum regulasi di Pulau Dewata.

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.