pickleballvnz.com

Bulog Banyumas mulai distribusikan bantuan pangan Juli-September 2026 kepada masyarakat

Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas mulai mendistribusikan bantuan pangan periode Juli-September 2026 kepada masyarakat yang telah ditetapkan sebagai Penerima Bantuan Pangan (PBP) ANTARA News jateng ekonomi ...

Bulog Banyumas mulai distribusikan bantuan pangan Juli-September 2026 kepada masyarakat

Kamis, 13 Agustus 2026 20:46 WIB

Image Print

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banyumas Sulistiono didampingi Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas Prawoko Setyo Aji (kiri) menyerahkan secara simbolis bantuan pangan kepada perwakilan penerima di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Karangwangkal, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026). ANTARA/HO-Bulog Banyumas

Purwokerto (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas mulai mendistribusikan bantuan pangan periode Juli-September 2026 kepada masyarakat yang telah ditetapkan sebagai Penerima Bantuan Pangan (PBP) di wilayah Banyumas Raya secara bertahap.

Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas Prawoko Setyo Aji di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis sore, mengatakan penyaluran bantuan pangan dilakukan bertahap di empat kabupaten wilayah kerja Bulog Banyumas, yakni Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara (Banyumas Raya).

"Bantuan pangan ini merupakan bagian dari pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok," katanya.

Ia mengatakan bantuan pangan tersebut mencakup 886.305 PBP di Banyumas Raya dengan total beras yang disiapkan mencapai 26.589.150 kilogram untuk penyaluran selama tiga bulan.

Dalam hal ini, setiap PBP menerima bantuan sebanyak 10 kilogram beras setiap bulan sehingga selama periode Juli-September 2026, masing-masing penerima memperoleh total 30 kilogram beras.

“Untuk Kabupaten Banyumas, penyaluran perdana dilakukan hari ini (13/8) di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Karangwangkal, Kecamatan Purwokerto Utara, yang baru selesai dibangun,” katanya.

Menurut dia, sebanyak 228 penerima bantuan dari Kelurahan Karangwangkal mendapatkan alokasi beras dengan total mencapai 6.840 kilogram.

Ia mengharapkan bantuan tersebut dapat mengurangi beban pengeluaran masyarakat, khususnya untuk memenuhi kebutuhan beras yang menjadi salah satu bahan pangan utama.

Ia mengatakan bantuan pangan tidak diberikan secara umum, melainkan diperuntukkan bagi masyarakat yang telah tercatat dalam data penerima manfaat sesuai ketentuan yang berlaku.

"Penerima bantuan merupakan warga yang sudah terdata sebagai penerima manfaat sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya menegaskan.

Menurut dia, distribusi bantuan selanjutnya dilakukan secara bertahap di Banyumas, Cilacap, Purbalingga dan Banjarnegara agar seluruh penerima dapat memperoleh bantuan sesuai jumlah dan periode yang telah ditentukan.

Ia mengatakan Bulog berupaya memastikan proses distribusi berjalan lancar sehingga bantuan dapat diterima masyarakat dengan tepat sasaran.

Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan, kata dia, program tersebut diharapkan turut menjaga daya beli masyarakat di tengah kebutuhan bahan pangan pokok yang terus menjadi perhatian pemerintah.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar bantuan yang diterima digunakan sesuai peruntukannya dan tidak diperjualbelikan.

"Bantuan pangan diberikan Presiden kepada masyarakat secara gratis tanpa dipungut biaya. Karena itu, bantuan tersebut tidak untuk diperjualbelikan kembali," kata Prawoko.

Baca juga: BI sebut ekonomi Banyumas Raya tumbuh di tengah risiko kekeringan

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.