Bukan Cuma Taktik, Ini Cara Arteta Ubah Arsenal jadi Mesin Juara
Bola Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:00 WIB London, VIVA – Mikel Arteta tidak ...
Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:00 WIB
London, VIVA – Mikel Arteta tidak hanya mengubah gaya bermain Arsenal. Sejak ditunjuk sebagai manajer pada Desember 2019, pelatih asal Spanyol itu perlahan membangun ulang budaya klub hingga membawa The Gunners kembali menjadi juara Premier League setelah penantian 22 tahun.
Baca Juga
Arteta datang ketika Arsenal berada dalam periode sulit. Hubungan dengan suporter merenggang, performa tim tidak konsisten, sementara identitas permainan The Gunners juga belum menemukan arah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Akan tetapi sekarang situasinya berubah. Arsenal kembali menjadi salah satu kekuatan utama Inggris dan berhasil mencapai final Liga Champions untuk pertama kalinya dalam dua dekade.
Baca Juga
Perubahan tersebut tidak hanya lahir dari perekrutan pemain dan strategi di lapangan. Arteta membangun standar baru di berbagai aspek, mulai dari atmosfer pertandingan, lingkungan latihan, pemilihan staf hingga keberaniannya mengambil keputusan sulit.
Mengubah hubungan dengan suporter
Baca Juga
Salah satu fokus Arteta sejak awal adalah mengembalikan hubungan Arsenal dengan pendukung. Ia meminta penutup terowongan pemain di Emirates Stadium dihilangkan agar suara suporter bisa terdengar oleh pemain sebelum pertandingan. Bagi Arteta, atmosfer stadion harus menjadi bagian dari energi yang dibawa tim ke lapangan.
Ia juga menjadikan North London Forever sebagai bagian penting dari ritual pertandingan Arsenal. Perlahan, Emirates kembali hidup. Dukungan suporter semakin kuat, termasuk ketika mereka mengiringi perjalanan tim dalam perburuan gelar Premier League.
Dari stadion yang sempat terasa sepi, Emirates berubah menjadi salah satu kandang dengan atmosfer paling kuat di Inggris.
Budaya dibangun dari hal-hal kecil
Perhatian Arteta terhadap detail juga terlihat di London Colney, markas latihan Arsenal. Pesan-pesan motivasi menghiasi fasilitas latihan, termasuk tulisan tentang menciptakan sejarah yang berdampingan dengan siluet trofi Premier League. Siluet tersebut baru dinyalakan setelah Arsenal akhirnya memenangkan gelar.
Arteta juga memperkenalkan Labrador bernama Win ke tempat latihan pada 2023.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Namanya Win, kita semua suka menang," ujar Arteta seperti dikutip dari BBC Sport.
Menurut Arteta, membangun tim bukan hanya tentang latihan dan taktik. Ia ingin menciptakan lingkungan yang membuat pemain merasa terhubung dengan klub. Filosofi tersebut pernah ia gambarkan melalui pohon zaitun berusia sekitar 150 tahun yang ditanam di lingkungan latihan.
Halaman Selanjutnya
Arteta mengalogikan seperti akar pohon harus terus dirawat agar tetap sehat. Prinsip serupa diterapkannya kepada Arsenal, yaitu fondasi klub harus dijaga setiap hari.