BPJPH ajak generasi muda jadikan nilai halal sebagai gaya hidup
Jakarta (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mengajak generasi muda untuk menjadikan nilai-nilai halal sebagai bagian dari gaya hidup.Deputi Bidang Kemitraan dan Standardisasi Halal BPJPH...
Jakarta (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mengajak generasi muda untuk menjadikan nilai-nilai halal sebagai bagian dari gaya hidup.
Deputi Bidang Kemitraan dan Standardisasi Halal BPJPH Abd Syakur, dalam keterangannya, yang diterima di Jakarta, Jumat, menilai hal ini sekaligus mendorong peran aktif generasi muda dalam implementasi kewajiban sertifikasi halal yang akan berlaku mulai 18 Oktober 2026.
Menurut Syakur, keberhasilan implementasi wajib halal tidak hanya bergantung pada pemerintah dan pelaku usaha, tetapi juga memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda sebagai agen perubahan.
"Implementasi wajib halal pada Oktober 2026 bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan pelaku usaha saja, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat, khususnya generasi muda," kata dia.
"Karena itu, halal perlu dipahami sebagai bagian dari gaya hidup yang mencerminkan kualitas, keamanan, kebersihan, kesehatan dan kepercayaan," ujarnya lagi.
Lebih lanjut, Syakur menilai generasi muda memiliki posisi strategis sebagai konsumen, pelaku usaha, inovator, dan penyebar informasi.
Dengan pemanfaatan teknologi digital dan media sosial, generasi muda diharapkan mampu menjadi motor penggerak literasi halal, sehingga kesadaran masyarakat terhadap pentingnya produk bersertifikat halal semakin meningkat.
Menurut Syakur, konsep halal saat ini tidak lagi dipandang sebagai pemenuhan kewajiban agama semata, tapi juga menjadi nilai tambah yang meningkatkan daya saing produk di pasaran, baik nasional maupun global.
"Halal bukan sekadar logo yang tertera pada kemasan produk. Halal merupakan jaminan bahwa produk telah diproses sesuai standar, sehingga memberikan rasa aman, nyaman, dan terpercaya bagi konsumen," kata Syakur.
"Ketika generasi muda menjadikan halal sebagai gaya hidup, mereka turut membangun budaya sadar halal sekaligus memperkuat daya saing industri halal Indonesia," ujarnya menambahkan.
Baca juga: Indonesia-Australia teken kerja sama strategis jaminan produk halal
Baca juga: Pakar: Perlu percepatan integrasi industri halal untuk pacu daya saing
Baca juga: BPJPH: Literasi halal faktor penting keberhasilan Wajib Halal
Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.