pickleballvnz.com

Bos Intel sebut chip dan model AI China bakal kejar celah dengan AS

Jakarta (ANTARA) - CEO Intel Lip-Bu Tan mengatakan bahwa teknologi chip asal China kini secara bertahap mempersempit celah teknologi yang ada dengan teknologi asal AS.Ia lebih lanjut memuji tidak berhenti pada ...

Jakarta (ANTARA) - CEO Intel Lip-Bu Tan mengatakan bahwa teknologi chip asal China kini secara bertahap mempersempit celah teknologi yang ada dengan teknologi asal AS.

Ia lebih lanjut memuji tidak berhenti pada chip, model-model kecerdasan artifisial (AI) asal China juga kini mulai menunjukkan performa yang "cukup baik" dan jauh lebih murah untuk digunakan daripada model bahasa besar (large language model) lainnya yang kini tersedia di pasaran.

Dalam siaran resmi Huawei Central yang dikutip pada Senin (19/10), hal itu diungkap Lip-Bu Tan dalam wawancaranya bersama Nikkei Asia.

Dalam wawancara tersebut Lip-Bu Tan membahas pandangannya terkait perkembangan teknologi milik China ketika dihadapkan dengan kontrol ekspor chip AS.

Baca juga: Intel dan Qualcomm naikkan harga CPU, AMD mungkin menyusul

Baca juga: Google akui sejumlah aplikasi Android bermasalah di Googlebooks Intel

Ia sempat dihadapkan pada pertanyaan apakah teknologi chip China dapat menyamai AS dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan. Ia pun berpendapat bahwa bahkan saat ini China bisa dibilang tidak terlalu tertinggal.

Lip Bu Tan lebih lanjut mengatakan China mulai mengejar ketertinggalannya lewat inovasi di universitas-universitas besarnya seperti Peking dan Tsinghua yang sudah mulai menyamai inovasi di universitas-universitas AS.

Menurutnya saat ini model-model AI buatan China sudah dapat menjadi alternatif dari model AI buatan AS, khususnya bagi mereka yang mencari inovasi AI dengan biaya lebih rendah.

Lip-Bu percaya bahwa model AI mutakhir (frontier AI) dari China telah menjadi pilihan populer di pasar karena sebagian besar bersifat sumber terbuka, sehingga memungkinkan siapa pun untuk mengaksesnya.

Selain membahas pertumbuhan teknologi terkini China yang bersaing dengan AS, Lip-Bu Tan juga berbicara tentang produksi semikonduktor global.

Ia menyebutkan bahwa pasar pabrik chip saat ini sangat bergantung pada satu atau dua perusahaan, yang tidak baik untuk pertumbuhan teknologi.

Menurutnya perusahaan-perusahaan seperti TSMC, Intel, Samsung, dan lainnya harus memperluas basis produksi. Hal ini pada akhirnya akan mengakhiri monopolisasi satu atau dua perusahaan yang mendominasi pasar chipset.

Baca juga: SK Hynix jajaki kerja sama dengan Intel untuk produksi chip di AS

Baca juga: Intel hadirkan chip Arc G-Series untuk konsol genggam generasi baru

Baca juga: Intel dikabarkan mulai uji produksi chip iPhone, iPad, dan Mac

Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.