BNPB ingatkan warga di wilayah terdampak karhutla gunakan masker
BNPB tetap mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah terdampak untuk menggunakan masker, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruanganJakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) me...
BNPB tetap mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah terdampak untuk menggunakan masker, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan
Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau seluruh masyarakat di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menggunakan masker, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan imbauan tersebut disampaikan seiring masih adanya sejumlah wilayah yang memerlukan penanganan karhutla, termasuk lokasi yang masih ditemukan api maupun asap.
“BNPB tetap mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah terdampak untuk menggunakan masker, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan,” kata Berton dalam konferensi pers terkait penanganan karhutla yang diikuti secara daring dari Jakarta, Selasa.
Baca juga: Presiden minta tambahan APD dan masker ke wilayah terdampak karhutla
Selain penggunaan masker, BNPB mengimbau masyarakat di seluruh Indonesia untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Berton menyebutkan kondisi El Nino berpotensi berlangsung hingga pertengahan September 2026 sehingga masyarakat diminta tidak membakar sampah secara sembarangan.
“Kami tetap juga mengimbau kepada seluruh masyarakat di seluruh Indonesia untuk tidak melakukan hal-hal yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” ujarnya.
Masyarakat juga diminta memastikan puntung rokok yang telah digunakan benar-benar padam sebelum dibuang untuk mencegah munculnya api.
Baca juga: 3 juta orang terpapar asap karhutla, Kemenkes imbau warga pakai masker
Lebih lanjut Berton menyampaikan operasi pemadaman dan pendinginan masih dilakukan di sejumlah wilayah yang mengalami karhutla yakni Sumatera dan Kalimantan, antara lain di Riau, dimana api maupun asap masih ditemukan di sejumlah kawasan gambut seperti di Pelalawan, Bengkalis, Kampar, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir.
Sementara di Kalimantan Barat, kata dia, pemadaman, pendinginan, dan pengecekan lapangan, masih dilakukan di sejumlah daerah yang sebelumnya telah padam namun masih ditemukan api atau asap, antara lain di Landak, Mempawah, Ketapang, Bengkayang, Hulu, Sintang, Sanggau, Kubu Raya, Singkawang, dan Pontianak.
Di Kalimantan Selatan, BNPB mencatat terdapat sembilan wilayah yang menjadi fokus pemadaman, yakni Kertak Hanyar, Banjarbaru, Tapin, Tanah Bumbu, Hulu Sungai Selatan, Tanah Laut, Barito Kuala, Kotabaru, dan Balangan. Di Kertak Hanyar, terdapat lahan gambut yang terbakar sekitar 5,5 hektare.
Baca juga: Wamenko Hanif: Intensifkan patroli guna cegah karhutla Kalsel meluas
Baca juga: Operasi udara TNI AU percepat pemadaman karhutla di Ring 1 Kalsel
Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.