BGN bantah lokasi temuan jenazah di Kendal dapur MBG
Badan Gizi Nasional (BGN) membantah bahwa bangunan yang dikaitkan dengan penemuan jenazah di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah merupakan gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ANTARA News jateng peristiwa ...
BGN bantah lokasi temuan jenazah di Kendal dapur MBG
Sabtu, 10 Oktober 2026 20:04 WIB
Salah satu dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi. ANTARA/HO-BGN
Jakarta (ANTARA) - Badan Gizi Nasional (BGN) membantah bahwa bangunan yang dikaitkan dengan penemuan jenazah di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah merupakan gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Bangunan tersebut juga tidak memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Juru Bicara BGN Tysa Novenny menyampaikan bahwa pihaknya telah menelusuri secara mendalam informasi tersebut dan berkoordinasi dengan koordinator wilayah setempat untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.
"Berdasarkan hasil penelusuran dan koordinasi yang telah kami lakukan, bangunan tersebut bukan merupakan gedung SPPG dan tidak memiliki identitas SPPG resmi. Di lokasi tersebut juga tidak pernah terdapat kegiatan maupun aktivitas yang berkaitan dengan Program MBG," ujar Tysa di Jakarta pada Sabtu.
Ia menjelaskan, bangunan itu bukan bagian dari gedung yang terdampak kebijakan moratorium pembangunan atau operasional SPPG. Selain itu, tidak ada mitra BGN yang mengklaim kepemilikan atas bangunan tersebut.
"Dengan demikian, dapat kami tegaskan bahwa bangunan tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan BGN maupun pelaksanaan Program MBG," kata Tysa.
BGN menyampaikan klarifikasi ini sebagai bentuk tanggung jawab institusi dalam memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat, serta mengimbau masyarakat untuk mencermati informasi berdasarkan keterangan resmi dan tidak terburu-buru mengaitkan suatu peristiwa dengan pelaksanaan program pemerintah sebelum faktanya terverifikasi.
Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.