Berdoa Atas Kemenangan Spanyol di Piala Dunia 2026, Intip Profil dan Agama Lamine Yamal
Bola Senin, 20 Juli 2026 - 21:44 WIB VIVA – Lamine Yamal tengah menjadi b...
Senin, 20 Juli 2026 - 21:44 WIB
VIVA – Lamine Yamal tengah menjadi buah bibir dunia setelah membawa Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Bukan hanya karena penampilan gemilangnya sepanjang turnamen, tetapi juga karena gestur sederhana yang diperlihatkannya sesaat setelah peluit akhir final berbunyi.
Baca Juga
Di tengah euforia ribuan suporter dan rekan-rekannya yang merayakan keberhasilan La Roja, Yamal memilih berlutut di tengah lapangan. Ia mengangkat kedua tangannya ke depan wajah, memanjatkan doa sebagai ungkapan syukur sebelum akhirnya ikut larut dalam pesta kemenangan Spanyol.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Momen tersebut dengan cepat viral di berbagai media sosial dan menuai banyak pujian. Banyak penggemar menilai sikap pemain muda Barcelona itu menunjukkan kerendahan hati di tengah pencapaian terbesar dalam kariernya.
Baca Juga
Spanyol memastikan diri menjadi juara dunia usai menaklukkan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada partai final di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Gol semata wayang Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu memastikan La Roja mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah.
Laga berlangsung ketat sejak menit awal. Argentina bahkan harus mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain setelah Enzo Fernández menerima kartu merah di babak tambahan.
Baca Juga
Berlutut dan Berdoa Sebelum Merayakan Gelar Juara
Penyerang Spanyol, Lamine Yamal berlutut dan berdoa setelah kemenangan di Piala Dunia 2026
Photo :
- Instagram @footyvibesbhub
Setelah wasit meniup peluit panjang, kamera televisi menangkap sosok Yamal yang masih berada di tengah lapangan. Saat sebagian besar pemain Spanyol berlarian merayakan kemenangan, pemain berusia 19 tahun itu justru mengambil waktu beberapa detik untuk berdoa.
Ia terlihat berlutut, mengangkat kedua telapak tangan, lalu mengusap wajahnya setelah selesai memanjatkan doa. Gestur sederhana tersebut menjadi salah satu momen paling menyentuh dari final Piala Dunia 2026.
Bukan saat itu saja, Lamine Yamal juga beberapa kali terlihat melakukan hal serupa sebelum pertandingan dimulai. Doa setelah laga final diyakini menjadi bentuk rasa syukur atas pencapaian terbesar dalam kariernya bersama Timnas Spanyol.
Hormat kepada Lionel Messi
Momen Lamine Yamal Peluk Lionel Messi usai Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026
Photo :
- REUTERS/Jeenah Moon
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tak lama setelah itu, Yamal berjalan menghampiri kapten Argentina, Lionel Messi, yang masih berada di lapangan.
Keduanya berbincang singkat, berjabat tangan, lalu berpelukan hangat. Momen itu langsung menyebar luas di media sosial karena dianggap memperlihatkan rasa hormat seorang pemain muda kepada salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa.
Halaman Selanjutnya
Banyak penggemar menyebut pelukan tersebut sebagai simbol pergantian generasi. Messi menutup turnamen dengan status legenda hidup sepak bola, sementara Yamal kini digadang-gadang sebagai salah satu bintang yang akan mendominasi era berikutnya.