pickleballvnz.com

Belum buka untuk umum, Angkot listrik Bandung fokus uji coba jalur dan teknis - ANTARA News Jawa Barat

Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menguji coba operasional Angkutan Kota Listrik Bandung (Angklung) di sejumlah ruas jalan dan belum diperuntukkan bagi masyarakat umum. “Bukan berarti kami tid...

Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menguji coba operasional Angkutan Kota Listrik Bandung (Angklung) di sejumlah ruas jalan dan belum diperuntukkan bagi masyarakat umum.

“Bukan berarti kami tidak bisa menaikkan penumpang, tetapi lebih ke arah: oke, kita jalurnya yang masih in di treknya tetap beroperasi, kami ngikutin treknya,” kata Andri, Direktur Utama PT Inti Pindad Mitra Sejati.

Sebanyak 22 unit armada disiapkan dengan kapasitas daya tampung hingga 15 penumpang. Uji coba tahap awal ini difokuskan pada koridor Feeder 1 yang melayani rute Simpang Soekarno-Hatta hingga Pasar Baru ABC.

Armada bermesin baterai 30 kWh tersebut dirancang memiliki kapasitas daya tampung hingga 15 penumpang. Pihak pengembang menyatakan bahwa pengujian saat ini masih berfokus pada kesiapan teknis serta pemenuhan regulasi kendaraan.

Ia menjelaskan bahwa pengoperasian armada saat ini masih sebatas mengikuti jalur trayek untuk pengujian teknis tanpa membuka layanan komersial.

Menurut dia, kendala utama belum dibukanya layanan untuk umum terletak pada durasi pengujian sistem pembayaran nontunai, seperti QRIS dan kartu uang elektronik.

“Tapi terkait dengan payment system ini kita ngga bisa menaruh di mobil uji coba. Bedanya itu aja,” ujarnya.

Andri menambahkan bahwa penggunaan kendaraan listrik ini sangat efisien mengingat jam operasional angkot yang panjang, mulai dari pukul 05.00 hingga 22.00 WIB. Penggunaan kendaraan listrik dinilai lebih efisien dalam menghemat penggunaan BBM nasional dibandingkan kendaraan pribadi.

“Alhamdulillah animo masyarakat begitu antusias. Dalam POC (Proof of Concept) ini pun kita tidak menutup diri untuk adanya beberapa feedback-feedback untuk perbaikan di sisi kami gitu ya,” katanya.

Uji coba menyeluruh ini dilakukan guna memastikan keandalan armada sebelum resmi diluncurkan bagi publik. Saat beroperasi resmi nanti, masyarakat dapat memantau pergerakan posisi bus secara real-time melalui aplikasi Metro Jabar Trans.
 

Pewarta: Qya Aidi Adha
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.