pickleballvnz.com

Belanja APBN Kuartal IV 2026 Tembus Rp1.300 Triliun, Menkeu Ungkap Fokus Pemerintah

 Bisnis Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:42 WIB Jakarta, VIVA – Pemerintah memp...

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Jakarta, VIVA – Pemerintah memperkirakan belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada kuartal IV 2026 mencapai sekitar Rp1.300 triliun. Nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan realisasi belanja pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1.200 triliun.

Baca Juga

Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, peningkatan belanja pemerintah pada tiga bulan terakhir tahun ini diharapkan dapat memberikan dorongan positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Pengeluaran negara diarahkan untuk mendukung pelaksanaan program pemerintah, penyediaan layanan publik, hingga perlindungan sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karena untuk Q4 ini, APBN akan belanja sekitar Rp1.300 triliun, lebih tinggi dibandingkan Q4 tahun 2025 yaitu Rp1.200 triliun. Jadi, belanja APBN akan terus lebih tinggi dibandingkan Q4 tahun lalu,” ujar Suahasil kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa, 20 Oktober 2026.

Baca Juga

Belanja Pemerintah Diharapkan Dorong Ekonomi

Suahasil menjelaskan, belanja APBN pada kuartal IV menjadi salah satu instrumen untuk mendorong kegiatan ekonomi. Peningkatan pengeluaran pemerintah diharapkan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, terutama melalui berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Baca Juga

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah penyaluran bantuan pangan untuk kuartal IV 2026. Program tersebut mulai berjalan dan diharapkan dapat membantu meningkatkan konsumsi masyarakat.

Penyaluran bantuan pangan menjadi bagian dari dukungan pemerintah terhadap masyarakat melalui anggaran negara. Dengan belanja yang lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu, pemerintah berharap aktivitas ekonomi memperoleh tambahan dorongan pada akhir tahun.

Suahasil menegaskan, peningkatan belanja pemerintah memang diharapkan menghasilkan efek positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Karena itu, pelaksanaan anggaran terus diperhatikan agar pengeluaran negara dapat memberikan manfaat sesuai sasaran.

“Dengan belanja pemerintah yang lebih tinggi berarti dorongan dari belanja pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi juga akan ada efek positif. Ini yang kita cari,” tutur Suahasil.

Pemerintah Evaluasi Kebutuhan Anggaran

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski belanja APBN pada kuartal IV diperkirakan mencapai Rp1.300 triliun, pemerintah tetap mengevaluasi kebutuhan anggaran dalam pelaksanaannya. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan besaran belanja sesuai kebutuhan dan dapat digunakan secara optimal.

Suahasil menyampaikan bahwa anggaran telah ditetapkan. Namun, pemerintah tetap mencari ruang untuk menilai apakah seluruh kebutuhan belanja memang memerlukan alokasi sebesar yang telah direncanakan.

Halaman Selanjutnya

“Jadi anggarannya sudah ditetapkan, tetapi dalam pelaksanaan anggarannya kita selalu mencari ruang untuk membuat apakah memang perlu anggaran sedemikian besar,” ucap Suahasil.