BBWS pastikan pembangunan Pengaman Pantai Mandiri sesuai standar mutu
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung memastikan pembangunan Pengaman Pantai Mandiri Sejati di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, telah sesuai standar mutu ANTARA News lampung 10 ...
BBWS pastikan pembangunan Pengaman Pantai Mandiri sesuai standar mutu
Kamis, 6 Agustus 2026 21:35 WIB
Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan pengaman Pantai Mandiri Sejati di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Kamis (6/8/2026). (ANTARA/HO-BBWS Mesuji Sekampung)
Bandarlampung (ANTARA) - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung memastikan pembangunan Pengaman Pantai Mandiri Sejati di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, telah sesuai standar mutu dan memenuhi ketentuan spesifikasi teknis yang berlaku.
"Kami telah melaksanakan monitoring terhadap pembangunan Pengaman Pantai Mandiri, dimana material buis beton dan kubus beton sudah sesuai dengan mutu," kata Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (SNVT PJSA) BBWS Mesuji Sekampung Ketut Purne di Bandarlampung, Kamis.
Ia mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur tersebut merupakan upaya pemerintah dalam mengurangi dampak abrasi yang terus mengancam kawasan pesisir.
"Selain untuk melindungi permukiman dan infrastruktur masyarakat, pembangunan pengaman pantai juga bertujuan menjaga keberlanjutan kawasan pesisir agar tetap aman dan produktif bagi masyarakat," katanya.
Menurutnya, dengan hadirnya Pengaman Pantai Mandiri Sejati ini, diharapkan risiko abrasi di wilayah pesisir dapat berkurang secara signifikan. Di mana Bangunan pengaman pantai akan berfungsi meredam energi gelombang laut, memperlambat laju pengikisan garis pantai, serta melindungi ruang hidup masyarakat pesisir.
"Keberadaan infrastruktur ini juga diharapkan mampu mendukung keberlanjutan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat sekitarnya, sekaligus memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat yang bermukim di sepanjang garis pantai," kata dia.
Ia mengatakan bahwa bahan-bahan yang digunakan dalam pekerjaan buis beton dan kubus beton telah memenuhi ketentuan spesifikasi teknis. Pasir yang digunakan bukan berasal dari pasir laut dan telah dilakukan pengujian sampel material dengan hasil yang memenuhi persyaratan spesifikasi teknis.
"Bahkan, material yang tidak memenuhi persyaratan telah di-reject atau ditolak oleh konsultan supervisi dan pengawas pekerjaan serta tidak diizinkan untuk digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan," kata dia.
Ia mengatakan, buis beton yang dibuat merupakan armor untuk bangunan pelindung pantai, bukan untuk pekerjaan gorong-gorong yang menerima beban langsung seperti beban lalu lintas.
"Kemudian, fungsi tulangan dalam pekerjaan buis beton untuk pengaman pantai guna menahan retak saat proses pengangkatan dan pengangkutan, menahan benturan saat pemasangan, serta menjaga keutuhan buis beton," kata dia.
Menurutnya, dalam pekerjaan tersebut mutu buis beton telah memenuhi persyaratan dan sudah dilakukan uji coba pengangkatan, pengangkutan, serta pemasangan. Hasilnya menunjukkan bahwa kondisi buis beton tetap baik dan tidak mengalami retakan.
"Selain dilakukan uji pengangkatan, pengangkutan, dan pemasangan, mutu beton pada buis beton dan kubus beton yang digunakan dalam pekerjaan ini juga telah dilakukan pengujian sesuai dengan ketentuan spesifikasi teknis yang berlaku," kata dia.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Citro Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.