Bawa Anaknya ke Liga Indonesia, John Herdman Pertaruhkan Keluarga Demi Timnas
Bola Kamis, 20 Agustus 2026 - 01:21 WIB VIVA – Pelatih Timnas Indonesia, ...
Kamis, 20 Agustus 2026 - 01:21 WIB
VIVA – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menunjukkan keseriusannya dalam membangun sepak bola Indonesia bukan hanya lewat pekerjaannya di lapangan.
Baca Juga
John kini juga membawa keluarganya masuk lebih jauh ke dalam ekosistem sepak bola Tanah Air. Putra sulungnya, Jay Joshua Herdman, bahkan sudah mencicipi langsung atmosfer kompetisi Indonesia bersama Bali United.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Jay yang kini memperkuat Bali United mendapat kesempatan bermain saat menghadapi Persib Bandung pada laga pamungkas Dewata Challenge Series 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (18/8/2026).
Baca Juga
Gelandang serang/winger asal Selandia Baru itu tampil selama 11 menit. Meski singkat, penampilan tersebut menjadi langkah awal Jay untuk merasakan kerasnya persaingan sepak bola Indonesia.
Musim Super League 2026/2027 pun bakal menjadi panggung pembuktian bagi pemain kelahiran Invercargill, Selandia Baru, 14 Agustus 2004 tersebut.
Baca Juga
Jay bukan pemain yang minim pengalaman. Ia sebelumnya berkarier di Kanada dan sempat memperkuat sejumlah klub, termasuk Vancouver Whitecaps serta Cavalry FC.
Menariknya, Jay memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi. Ia bisa ditempatkan sebagai midfielder seperti ketika bermain di MLS NEXT Pro, menjadi attacking midfielder saat tampil di Canadian Premier League, hingga beroperasi lebih ke depan sebagai pemain ofensif.
Namun, ada cerita yang jauh lebih menarik di balik keputusan Jay bermain di Indonesia.
John Herdman Taruh Kepercayaan Besar
Kehadiran Jay di Liga Indonesia menjadi salah satu bukti besarnya komitmen John Herdman terhadap proyek yang sedang dijalankannya bersama Timnas Indonesia.
John bukan hanya datang ke Indonesia untuk menjalankan kontraknya sebagai pelatih.
Ia juga membawa keluarganya dan membiarkan putranya merasakan langsung atmosfer sepak bola Indonesia, termasuk tekanan, ekspektasi, hingga kritik dari publik.
Dengan kata lain, John seolah menanam akar keluarganya semakin dalam di Tanah Air.
Kini, ayah dan anak itu berada dalam ekosistem sepak bola Indonesia dengan peran berbeda. John menghadapi tekanan sebagai pelatih Timnas, sementara Jay harus membuktikan kemampuannya di level klub bersama Bali United.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Situasi tersebut tentu bukan perkara sederhana.
Jay secara langsung akan berada di lingkungan yang sama dengan sorotan publik yang selama ini mengarah kepada sang ayah. Setiap penampilannya di lapangan berpotensi menjadi bahan evaluasi dan perbincangan.
Halaman Selanjutnya
Namun, John justru tidak terlihat khawatir.