pickleballvnz.com

Basarnas kerahkan 11 kapal cari jurnalis hilang di Anak Krakatau

Jakarta (ANTARA) - Badan SAR Nasional (Basarnas) mengerahkan 11 kapal dengan lebih dari 300 personel untuk mencari lima jurnalis serta tiga orang lainnya yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau."Ha...

Jakarta (ANTARA) - Badan SAR Nasional (Basarnas) mengerahkan 11 kapal dengan lebih dari 300 personel untuk mencari lima jurnalis serta tiga orang lainnya yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

"Hari pertama kita melaksanakan di tiga sektor (instansi pemerintah) dengan kekuatan yang ada; hari kedua, kita melaksanakan di lima sektor, dan hari ini kita kembangkan sampai di enam sektor dengan 11 kekuatan kapal, mulai dari KRI, TNI Angkatan Laut, juga kapal dari kepolisian yang cukup besar, dan kapal-kapal yang dimiliki Basarnas maupun teman-teman potensi di wilayah," kata Kepala Basarnas Mohammad Syafii di Pos SAR Pantai Marina Carita, Pandeglang, Banten, Kamis.

Syafii menambahkan, 11 kapal tersebut beroperasi dengan jumlah personel sekitar lebih dari 300 orang yang terlibat.

"Dalam operasi yang ada di posko ini, tentunya seluruh potensi, baik itu teman-teman dari kepolisian, teman-teman dari angkatan darat, khususnya pemerintah daerah yang dipimpin oleh Bapak Gubernur, memberikan dukungan penuh melalui BPBD yang ada," paparnya.

Baca juga: Basarnas pastikan operasi pencarian jurnalis dioptimalkan satu pekan

Oleh karena itu, ia meyakinkan bahwa pemerintah memberikan perhatian khusus untuk berupaya segera menemukan korban dan bisa dievakuasi dalam kondisi selamat.

"Sekarang kekuatan masih tersebar, dan kekuatan ini telah bersinergi di bawah koordinator SAR Mission Coordinator yang dijabat oleh kepala kantor SAR Banten. Operasi ini melibatkan dua kantor SAR yang ada di Banten dan yang ada di Lampung, dengan kekuatan seperti yang tadi saya sampaikan," ucap Syafii.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk mengakses informasi resmi dari posko SAR yang akan melaksanakan rapat koordinasi pada pagi hari evaluasi pada sore hari.

"Karena itu, kita mengharapkan informasi-informasi nanti yang akan disampaikan, itu menjadi informasi yang resmi disampaikan oleh pemerintah," tuturnya.

Baca juga: Tim SAR bekali drone cari jurnalis hilang liput erupsi Anak Krakatau

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.