pickleballvnz.com

Basarnas bantu penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Donggala

Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Palu atau Basarnas mengirim personel untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Donggala, Sulawesi ANTARA News sulteng 1 ...

Basarnas bantu penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Donggala

Kamis, 3 September 2026 11:40 WIB

Image Print

Personel Basarnas berupaya memadamkan kobaran api dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Siboalong, Kabupaten Donggala, Rabu (2/9/2026) malam. ANTARA/HO-Humas Kansar Palu

Palu (ANTARA) - Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Palu atau Basarnas mengirim personel untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Hari kedua operasi SAR, tim gabungan melanjutkan penanganan kebakaran di Desa Siboalong, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala," kata Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan Palu Muh Rizal di Palu, Kamis.

Ia menjelaskan operasi dilaksanakan melalui posko terpadu lintas sektoral penanganan karhutla Kabupaten Donggala pada pukul 07.00 Wita, dimana sebelum melakukan kegiatan pemadaman tim melaksanakan komunikasi singkat untuk mengecek kekuatan personel, kesiapan alat, pembagian tugas dan penyampaian petunjuk keselamatan kerja.

Kemudian, pukul 07.15 Wita tim gabungan melaksanakan pemadaman di area yang terdampak sekitar 8 hektare.

Kegiatan pemadaman dibagi menjadi tiga tim dengan menggunakan kendaraan Manggala Agni milik Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (BBTNLL) dan sejumlah peralatan pendukung lainnya.

"Kami melibatkan 12 personel dari Basarnas. Mereka di kerahkan sejak Rabu (2/9) sore dan bergabung dengan tim di lapangan sekitar pukul 20.00 Wita. Selama proses penanganan itu api belum bisa dipadamkan, kemudian operasi dilanjutkan pada Kamis," ujarnya.

Ia mengaku menerima laporan bahwa titik api berada di gunung kawasan hutan dan terus merembet ke arah pemukiman warga di Desa Siboalong.

Personel Basarnas juga membawa sejumlah peralatan dalam menunjang kegiatan operasi di lapangan, di antaranya satu unit truk personel, satu unit motor trail, dua set alat bantu pernapasan mandiri atau SCBA, tiga set alat pelindung diri (APD), dua set alat semprot, dua unit HT, peralatan navigasi, peralatan medis, dan peralatan evakuasi, serta kendaraan pemadam kebakaran.

"Tim gabungan berupaya menghambat api merembet ke arah pemukiman warga, selain itu tim lain juga fokus pada pemadaman bagian-bagian sentral supaya kebakaran tidak meluas," ucap Rizal.

Ia mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

Adapun tim gabungan terlibat, yakni personel Basarnas 12 orang, personel Dinas Kehutanan enam orang, pemerintah Desa Siboalong tiga orang, Kelompok Pecinta Alam (KPA) Kecamatan Balaesang enam orang, personel Manggala Agni Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Donggala masing-masing dua orang, serta masyarakat setempat.

"Kami berharap operasi hari kedua penanganan karhutla membuahkan hasil positif. Hingga kini penyebab kebakaran masih terus ditelusuri," katanya.

Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026