Barantin Sulteng perketat pengawasan barang penumpang di Bandara Palu
Badan Karantina Indonesia (Barantin) memperketat pengawasan terhadap barang bawaan penumpang menyusul dibukanya penerbangan internasional ruten Palu-Guangzhou, China melalui ANTARA News sulteng 1 ...
Barantin Sulteng perketat pengawasan barang penumpang di Bandara Palu
Rabu, 12 Agustus 2026 18:40 WIB
Karantina Sulawesi Tengah melakukan pemeriksaan barang penumpang dengan rute penerbangan ke China di Bandara Mutiara SIS AL-Jufri Palu, Kamis (6/8/2026). (ANTARA/HO-Humas Karantina Sulteng)
Palu (ANTARA) - Badan Karantina Indonesia (Barantin) memperketat pengawasan terhadap barang bawaan penumpang menyusul dibukanya penerbangan internasional ruten Palu-Guangzhou, China melalui Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu, Sulawesi Tengah.
“Kami hadir untuk menjaga negeri dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami pastikan layanan dilaksanakan secara cepat dan profesional, namun tetap mengedepankan perlindungan maksimal terhadap sumber daya hayati Indonesia,” kata Kepala Karantina Sulawesi Tengah Ahmad Mansur Alfian di Palu, Rabu.
Penerbangan internasional perdana Palu-Guangzhou dilayani Garuda Indonesia dan China Southern Airlines pada Selasa (11/8).
Ia mengemukakan peningkatan mobilitas penumpang melalui penerbangan internasional harus diimbangi dengan sistem pengawasan karantina yang efektif, untuk mencegah masuknya hama dan penyakit yang dapat mengancam sumber daya hayati di Sulawesi Tengah.
Yang mana pemeriksaan dilakukan terhadap barang bawaan penumpang khususnya hewan, ikan, tumbuhan, dan produk turunannya yang berpotensi menjadi media pembawa hama serta penyakit.
“Kecepatan layanan tidak mengurangi ketelitian dalam pemeriksaan, karena setiap tindakan yang kami lakukan merupakan bagian dari upaya melindungi negeri,” ujarnya.
Ia menjelaskan pengawasan karantina merupakan bagian dari pelaksanaan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.
Setiap komoditas yang masuk dari luar negeri wajib diperiksa untuk memastikan tidak membawa ancaman terhadap kesehatan hewan, ikan dan tumbuhan, maupun lingkungan.
Apabila petugas menemukan hewan, ikan, tumbuhan atau produk turunannya yang tidak memenuhi persyaratan karantina, tindakan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk tindakan pemusnahan menggunakan alat quarantine bin untuk mencegah potensi hama maupun penyakit masuk dan menyebar di dalam negeri.
Kata dia pengawasan dilakukan pihaknya bukan bermaksud mempersulit masyarakat, tetapi sebagai upaya memberikan perlindungan, sekaligus kepastian bagi masyarakat dan perekonomian daerah.
"Kami mengajak masyarakat ikut menjaga keamanan hayati dengan memastikan hewan, ikan, tumbuhan maupun produk turunannya yang dibawa dari luar negeri telah memenuhi persyaratan karantina," ucap Alfian.
Ia menambahkan Karantina Sulawesi Tengah berkomitmen hadir memberikan pelayanan cepat, optimal, profesional, dan memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat.
Ke depan penerbangan internasional Palu-Guangzhou dan Guangzhou-Palu oleh Pemerintah Sulawesi Tengah intensif setiap hari di mulai Oktober 2026, di mana saat ini rute internasional itu masih melayani penerbangan seminggu dua kali.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Barantin perketat pengawasan barang penumpang di Bandara Palu
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026