Bank Jakarta Bangun MCK Komunal Dukung STBM di Tomang
Selular.ID – Bank Jakarta mendukung program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui pembangunan satu unit Mandi, Cuci, Kakus (MCK) komunal di Kelurahan Tomang, Kecamata...
Selular.ID – Bank Jakarta mendukung program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui pembangunan satu unit Mandi, Cuci, Kakus (MCK) komunal di Kelurahan Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan untuk memperkuat akses sanitasi layak bagi masyarakat di kawasan padat penduduk.
Peresmian sekaligus deklarasi STBM di Kelurahan Tomang dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah, serta sejumlah lembaga dan perusahaan yang berkolaborasi dalam penyediaan fasilitas sanitasi komunal, termasuk Bank Jakarta.
Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperluas wilayah dengan status Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan pemerintah daerah terus mendorong implementasi STBM sebagai salah satu indikator kota sehat sekaligus mendukung visi Jakarta sebagai kota global.
Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda
Menurutnya, bergabungnya Kelurahan Tomang dalam deklarasi tersebut membuat jumlah kelurahan berstatus ODF Komitmen di Jakarta meningkat menjadi 194 kelurahan atau sekitar 72,65 persen dari total kelurahan yang ada.
“Capaian ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak yang peduli terhadap kualitas hidup masyarakat. Menyongsong Jakarta memasuki usia lima abad, kita harus terus bersinergi dan berkolaborasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Rano Karno.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Jakarta dan seluruh mitra yang berpartisipasi dalam program tersebut.
Program STBM merupakan pendekatan nasional yang bertujuan mengubah perilaku hidup bersih dan sehat melalui peningkatan akses sanitasi yang layak.
Salah satu indikator utamanya adalah tercapainya kondisi ODF, yaitu masyarakat tidak lagi melakukan praktik buang air besar sembarangan karena telah memiliki akses terhadap fasilitas sanitasi yang memenuhi standar kesehatan.
Dalam konteks perkotaan seperti Jakarta, pembangunan fasilitas MCK komunal menjadi solusi bagi wilayah yang memiliki keterbatasan lahan atau belum seluruh rumah tangga memiliki sarana sanitasi pribadi.
Kehadiran fasilitas bersama diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan sekaligus mengurangi risiko penyebaran penyakit yang berkaitan dengan sanitasi.
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah menyebut deklarasi STBM di Kelurahan Tomang menjadi langkah penting dalam mendukung target Jakarta sebagai kota global yang sehat.
Menurutnya, salah satu persyaratan untuk memperoleh status ODF adalah sedikitnya 500 kepala keluarga telah memanfaatkan fasilitas sanitasi yang memenuhi standar melalui program STBM atau penggunaan MCK yang layak.
Pemerintah daerah menilai keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan memanfaatkan fasilitas sanitasi secara berkelanjutan.
Di sisi lain, keterlibatan sektor swasta dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat penyediaan fasilitas dasar bagi masyarakat.
Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan, dunia usaha dapat mendukung agenda pembangunan pemerintah, khususnya pada bidang kesehatan lingkungan dan peningkatan kualitas hidup warga.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menjelaskan bahwa pembangunan MCK komunal merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap peningkatan kesehatan masyarakat, terutama di kawasan dengan kepadatan penduduk yang tinggi.
“Program CSR MCK komunal ini menjadi langkah Bank Jakarta untuk hadir meningkatkan kehidupan dan lingkungan Jakarta yang bermanfaat,” kata Agus dalam keterangan tertulis.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, sektor usaha, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun Jakarta yang modern, sehat, dan memiliki daya saing.
“Melalui program CSR ini, Bank Jakarta percaya kolaborasi antara pemerintah, sektor usaha, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun Jakarta yang modern, sehat, dan berdaya saing,” ujar Agus.
Menurutnya, dukungan terhadap program sanitasi masyarakat juga merupakan bagian dari komitmen Bank Jakarta dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan bagi warga ibu kota.
Pendekatan tersebut sejalan dengan pelaksanaan program CSR perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan filantropi, tetapi juga mendukung pembangunan lingkungan yang sehat dan inklusif.
Program pembangunan MCK komunal di Kelurahan Tomang menjadi salah satu contoh sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam memperluas akses layanan dasar masyarakat.
Selain membantu memenuhi kebutuhan sanitasi, fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung perubahan perilaku hidup bersih dan sehat di tingkat komunitas.
Ke depan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus memperluas implementasi STBM bersama berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan jumlah wilayah berstatus ODF.
Bank Jakarta juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program yang memberikan manfaat sosial dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Jakarta melalui berbagai inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan.
Baca Juga: Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026