pickleballvnz.com

Bangka Barat tingkatkan kapasitas kolam sumber air baku PDAM - ANTARA News Bangka Belitung

Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meningkatkan kapasitas kolam sumber air baku agar bisa memenuhi kebutuhan pelanggan Perusahaan Daerah Air Min...

Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meningkatkan kapasitas kolam sumber air baku agar bisa memenuhi kebutuhan pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Sejiran Setason (PDAM TSS).

"Berdasarkan pengalaman musim kemarau panjang tahun ini, kita perlu menyiapkan sumber air baku yang lebih besar kapasitasnya agar musim kemarau berikutnya tidak mengalami kekeringan," kata Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat Abimanyu di Mentok, Jumat.

Menurut dia, musim kemarau panjang tahun ini mengakibatkan dua kolam utama sumber air baku PDAM TSS Bangka Barat mengalami kekeringan, yaitu Kolam Argo Tirto dan Kolam Menjelang.

Tahun ini Pemkab Bangka Barat bersama PDAM TSS mengusulkan kepada Balai Wilayah Sungai Babel untuk melakukan pengerukan/mendalamkan dasar Kolam Menjelang dan Kolam Argo Tirto.

"Kondisi dua sumber air baku itu menjadi perhatian serius kita karena Kolam Menjelang mengalami sedimentasi tinggi dengan stok air yang semakin menipis, sedangkan Kolam Argo Tirto saat ini dalam kondisi kering," ujarnya.

Dengan kondisi demikian, kata dia, persediaan sumber air baku PDAM TSS semakin sedikit dan berpengaruh terhadap distribusi ke pelanggan yang sudah mulai dilakukan bergilir.

Terkait pengajuan rencana pengerukan Kolong Menjelang, menurut dia, sudah mendapatkan respons dari Balai Wilayah Sungai Babel, bahkan tim teknis sudah melakukan survei lapangan, sedangkan untuk Kolam Argo Tirto sesuai aturan sudah siap untuk dilakukan pengerukan.

"Untuk rencana ini Pemkab Bangka Barat telah melengkapi pengajuan dengan Surat Keputusan Bupati tentang Siaga Kekeringan dan Karhutla, dokumen itu sudah disiapkan sejak Juli 2026," katanya.

Menurut dia, upaya mendalamkan dasar kolam penting dilakukan untuk meningkatkan kapasitas tampungan air saat musim hujan.

Dengan peningkatan persediaan air baku di dua kolam itu diyakini pada saat musik kemarau mendatang persediaan air baku PDAM TSS tetap terjaga sehingga pelanggan tidak kekurangan air bersih.

"Kita targetkan pengerukan kolam selesai Oktober tahun ini, agar saat musim hujan nanti kolam bisa penuh dan menampung volume air yang lebih banyak sebagai cadangan air baku PDAM," katanya.

Saat ini persediaan air baku PDAM TSS Bangka Barat semakin sedikit sehingga perusahaan mengambil kebijakan melakukan distribusi bergilir ke pelanggan setiap tiga hari sekali.

Dengan keterbatasan suplai air bersih dari PDAM, sudah banyak warga di Kecamatan Mentok yang terpaksa mengambil air dari sumber mata air yang ada di sungai-sungai kecil atau arung untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.