pickleballvnz.com

Bandara Sentani tingkatkan pemahaman penerbangan bagi siswa lewat InJourney Community Care

Bandara Internasional Sentani Jayapura meningkatkan pemahaman keselamatan penerbangan bagi siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Kabupaten Jayapura, Papua melalui ANTARA News papua 5 ...

Bandara Sentani tingkatkan pemahaman penerbangan bagi siswa lewat "InJourney Community Care"

Jumat, 24 Juli 2026 11:35 WIB

Image Print

Bandara Internasional Sentani Jayapura beri pemahaman keselamatan penerbangan bagi siswa SD dan SMP di Kabupaten Jayapura sekolah dalam rangka memperingati HAN, Kamis (24/7/2026). ANTARA/HO-Humas Bandara Internasional Sentani Jayapura

Jayapura (ANTARA) - Bandara Internasional Sentani Jayapura meningkatkan pemahaman keselamatan penerbangan bagi siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Kabupaten Jayapura, Papua melalui program InJourney Community Care dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026.

Program tersebut merupakan rangkaian kegiatan edukatif dan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap tumbuh kembang anak sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai keselamatan penerbangan sejak usia dini.

Branch Communication and CSR Department Head Bandara Internasional Sentani Jayapura Citra Mahesa Nusantara dalam keterangan di Jayapura, Kamis, mengatakan peringatan HAN merupakan kesempatan penting untuk menanamkan budaya keselamatan sekaligus memberikan inspirasi kepada generasi muda mengenai dunia penerbangan.

Kegiatan ini diikuti 40 peserta terdiri atas 20 peserta didik SD Inpres Komba Sentani dan 20 siswa SMP YPPGI Sentani.

"Program ini menjadi bagian dari komitmen PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penguatan pendidikan, keselamatan, dan pembangunan karakter generasi muda di sekitar wilayah operasional bandara," katanya.

Dalam kegiatan tersebut para peserta mengikuti berbagai rangkaian program yang dirancang secara interaktif meliputipenyerahan bantuan pendidikan berupa tas sekolah dan perlengkapan alat tulis kepada semua peserta didik kemudian sosialisasi keselamatan penerbangan serta bahaya bermain layang-layang di sekitar kawasan operasional bandara.

"Kami juga memberikan edukasi mengenai keselamatan dan keamanan di lingkungan bandara (Airport Safety Awareness), pengenalan berbagai profesi di lingkungan bandara melalui program School Goes to Airport, sehingga peserta dapat mengenal secara langsung peran dan fungsi berbagai profesi yang mendukung operasional penerbangan," ujarnya.

Selain bantuan pendidikan, pihaknya juga mengajak peserta didik untuk mengenal lebih dekat dunia kebandarudaraan melalui kunjungan edukatif ke sejumlah fasilitas bandara.

"Mereka mendapatkan pengalaman langsung mengenai proses operasional penerbangan, pentingnya menjaga keselamatan di kawasan bandara, hingga memahami berbagai profesi yang bekerja setiap hari untuk memastikan penerbangan berlangsung dengan aman, selamat, dan nyaman," katanya.

Melalui program InJourney Community Care, pihaknya ingin menghadirkan peringatan HAN yang tidak hanya bersifat seremonial tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak-anak.

"Mereka kami ajak mengenal dunia kebandarudaraan, memahami pentingnya keselamatan penerbangan, serta menyadari bahwa menjaga keamanan kawasan bandara merupakan tanggung jawab bersama," ujarnya.

Dia mengatakan edukasi mengenai bahaya bermain layang-layang di sekitar kawasan operasional bandara menjadi salah satu materi penting yang disampaikan kepada para peserta.

"Kami berharap para siswa dapat menjadi safety agent di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Kesadaran sederhana seperti tidak bermain layang-layang di sekitar bandara memiliki dampak besar terhadap keselamatan operasional penerbangan," katanya.

Pihaknya juga ingin menumbuhkan mimpi dan semangat anak-anak Papua agar berani bercita-cita menjadi bagian dari dunia aviasi di masa depan, baik sebagai pilot, pengatur lalu lintas udara, petugas keamanan penerbangan, teknisi, maupun profesi lainnya.

Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026