pickleballvnz.com

Bahaya kabut asap, Pemkot Pekanbaru perpanjang lagi PJJ hingga Sabtu

Kondisi udara kita di Pekanbaru hari ini dalam kondisi sangat tidak sehat. Dan tadi pukul 13.00 WIB itu sampai ke posisi berbahayaPekanbaru, (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, kembali memperpa...

Kondisi udara kita di Pekanbaru hari ini dalam kondisi sangat tidak sehat. Dan tadi pukul 13.00 WIB itu sampai ke posisi berbahaya

Pekanbaru, (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, kembali memperpanjang kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring bagi seluruh peserta didik tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) akibat kabut asap karhutla sampai Sabtu 10 Oktober 2026.

Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan perpanjangan masa belajar dari rumah tersebut diputuskan berdasarkan hasil evaluasi pengukuran pencemaran udara. Menurutnya, tingkat pencemaran di Kota Pekanbaru sempat memburuk tajam hingga masuk ke kategori berbahaya pada Rabu (7/10) siang.

"Kondisi udara kita di Pekanbaru hari ini dalam kondisi sangat tidak sehat. Dan tadi pukul 13.00 WIB itu sampai ke posisi berbahaya," katanya di Pekanbaru, Rabu.

Pihaknya mencatat paparan kabut asap telah berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat setempat. Lebih dari 10.000 warga dilaporkan menderita berbagai gangguan saluran pernapasan, seperti asma, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi mata dan kulit, hingga pneumonia.

Baca juga: Kabut asap, Pemprov Kepri: Kebijakan BDR diserahkan ke sekolah

Hal itu juga terlihat dari jumlah kunjungan pasien yang mengalami keluhan kesehatan akibat paparan asap terus mengalami peningkatan signifikan di fasilitas pelayanan kesehatan. Pada Rabu (7/10) saja, lanjutnya angka kunjungan warga yang membutuhkan perawatan medis terkait dampak asap dilaporkan mencapai 374 pasien.

"Yang sudah terpapar sampai hari ini sudah lebih 10.000 orang yang terkait dengan asap ini, asma, ISPA, iritasi, pneumonia. Kemudian yang tertinggi kemarin 7 Oktober itu, pasien kita terkait dengan hal ini 374," ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, kebijakan PJJ diperpanjang guna meminimalkan risiko keterpaparan siswa terhadap polusi udara luar ruang. Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru mengimbau seluruh pihak sekolah dan orang tua murid untuk mematuhi arahan aktivitas belajar mandiri di rumah.

"Yang pertama, kita akan melanjutkan pembelajaran jarak jauh sampai hari Sabtu," ucap Wakil Wali Kota Markarius Anwar.

Baca juga: Kabut asap, Pemkot Pekanbaru kembali terapkan PJJ pada 6-7 Oktober

Pewarta: Bayu Agustari Adha
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.