Atase Xu: Tentara China terus perkuat kerja sama militer internasional
Jakarta (ANTARA) - Atase Pertahanan China di Indonesia Kolonel Senior Xu Sheng mengatakan Tentara Pembebasan Rakyat China (TPR) akan terus memperdalam pertukaran dan kerja sama militer internasional guna mengha...
Jakarta (ANTARA) - Atase Pertahanan China di Indonesia Kolonel Senior Xu Sheng mengatakan Tentara Pembebasan Rakyat China (TPR) akan terus memperdalam pertukaran dan kerja sama militer internasional guna menghadapi berbagai tantangan keamanan global.
"TPR China akan terus memperdalam pertukaran dan kerja sama militer internasional, menghadapi tantangan keamanan global, dan berkontribusi pada pembangunan Komunitas Senasib Sepenanggungan Umat Manusia," kata Xu Sheng pada acara peringatan 99 tahun berdirinya Tentara Pembebasan Rakyat China di Jakarta, Senin malam.
Ia mengatakan seluruh prajurit TPR China akan berpedoman pada pemikiran Presiden Xi Jinping untuk membangun militer yang kuat, berorientasi pada kemampuan tempur, serta siap menjalankan setiap penugasan dan meraih kemenangan.
Ia menambahkan bahwa bangsa Tionghoa merupakan bangsa yang mencintai perdamaian, dan rakyat China senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai perdamaian.
Baca juga: Anggaran pertahanan China ditargetkan naik 7 persen pada 2026
Menurutnya, China secara konsisten berpegang teguh pada kebijakan pertahanan yang bersifat defensif, tidak akan pernah mencari hegemoni maupun melakukan ekspansi, serta berkomitmen untuk menjadi kekuatan yang mendukung perdamaian, stabilitas, dan kemajuan dunia.
"Semakin kuat TPR China, semakin besar pula peran kekuatan perdamaian dalam mencegah perang, sehingga perdamaian dan pembangunan dunia akan semakin terjamin," katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa di masa mendatang TPR China akan senantiasa menjadi kekuatan yang tangguh dalam menjaga perdamaian dunia.
Baca juga: China akan penuhi kewajiban militer negara besar bagi perdamaian dunia
Pewarta: Asri Mayang Sari
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.