Apa Kabar Rio Haryanto? Pebalap Indonesia Pertama di F1 yang Kini Jadi Pengusaha Kaya
Sport Senin, 13 Juli 2026 - 07:23 WIB VIVA – Sebelum dan sesudah Rio Hary...
Senin, 13 Juli 2026 - 07:23 WIB
VIVA – Sebelum dan sesudah Rio Haryanto, belum ada lagi pahlawan asal Indonesia yang mengharumkan nama negara di pentas balap mobil terpopuler, F1.
Baca Juga
Meski kariernya cukup singkat di F1 bersama tim Manor Racing pada 2016, namun saat itu kiprah Rio Haryanto mendapat sorotan tajam dari publik.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kini sudah lebih dari satu dekade nama Rio Haryanto di dunia balap tidak terdengar. Bahkan setelahnya, tak ada lagi pebalap Indonesia di F1.
Baca Juga
Terbaru, Rio Haryanto dikabarkan beralih profesi menjadi seorang pengusaha. Tidak hanya itu, ia juga menggeluti olahraga para eksekutif seperti main golf.
Lantas, benarkah demikian? Simal ulasan dalam artikel ini.
Baca Juga
Profil Singkat Rio Haryanto
Pembalap Manor Racing, Rio Haryanto.
Photo :
- Reuters / Andrew Boyers
Lahir di Solo, Jawa Tengah, 22 Januari 1993, Rio Haryanto memang berasal dari keluarga yang doyan balap. Ayahnya Sinyo Haryanto merupakan veteran balapan nasional.
Sejak usia 6 tahun Rio Haryanto diperkenalkan dengan olahraga ini. Gokart menjadi kendaraan yang dia cicipi. Dari sini, kariernya akan dimulai.
Pada 1999, Rio Haryanto juara gokart nasional kelas kadet. Memasuki usia remaja, Rio Haryanto beralih ke balapan GP3 Eropa Series dan GP2. Gelar juara pun berdatangan.
Rio Haryanto bahkan menjadi orang Indonesia pertama dan satu-satunya yang pernah tampil di GP2. Hal ini juga berlaku saat dia mewakili negara di ajang F1.
Meski sibuk berkarier di dunia balapan, namun Rio Haryanto tetap melanjutkan pendidikan. Saat itu, ia ternyata masih berkuliah di FTMS Global Singapore.
Rio Haryanto dan F1
Pembalap asal Indonesia, Rio Haryanto di ajang Formula E
Photo :
- Dok. Rio Haryanto
Nama Rio Haryanto semakin harum ketika sang atlet mentas di F1. Gabung dengan pabrikan Manor Racing, ia dipasangkan dengan Pascal Wehrlein pada 2016.
Akan tetapi, penampilan Rio Haryanto tak sesuai harapan. Ia hanya berkutat di peringkat terbawah dan cenderung sulit bersaing dengan pebalap F1 lainnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Situasi ini makin diperparah dengan perselisihan internal antara pihak Rio Haryanto dan Manor Racing. Konon, masalah pembayaran menjadi sebab prahara ini.
Pihak Manor Racing Team beralasan bahwa Rio Haryanto tidak menunaikan kewajiban mereka seperti yang sudah disepakati sejak awal kompetisi F1.
Halaman Selanjutnya
Manor Racing berpendapat bahwa pihak Rio Haryanto hanya sanggup bayar €8 juta saja. Padahal, kesepakatan awal tercapai di angka €15 juta, setara dengan Rp226 miliar saat itu.