pickleballvnz.com

Apa Itu Lazy Hairscaping? Ini 5 Fakta Menarik Tren Rambut yang Lagi Viral

 Lifestyle Senin, 10 Agustus 2026 - 18:04 WIB VIVA – Tren perawatan rambut...

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:04 WIB

VIVA – Tren perawatan rambut terus berkembang mengikuti perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin dinamis. Salah satu tren yang belakangan banyak diperbincangkan adalah lazy hairscaping, yakni pendekatan perawatan dan penataan rambut yang mengutamakan kepraktisan dengan usaha seminimal mungkin.

Baca Juga

Konsep ini cocok bagi mereka yang memiliki aktivitas padat dan tidak selalu memiliki waktu untuk menjalani rutinitas perawatan rambut yang panjang. Alih-alih menghabiskan banyak waktu untuk keramas, mengeringkan, hingga menata rambut setiap hari, lazy hairscaping mendorong seseorang untuk memilih cara yang lebih sederhana agar rambut tetap terlihat rapi dan segar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tren tersebut juga relevan diterapkan di Indonesia. Cuaca yang cenderung panas dan lembap dapat membuat kulit kepala lebih cepat berminyak. Akibatnya, rambut menjadi mudah lepek, kehilangan volume, dan terlihat kurang segar meskipun baru beberapa jam beraktivitas.

Baca Juga

Lantas, apa saja fakta menarik mengenai tren lazy hairscaping? Berikut ulasannya.

1. Mengutamakan Rutinitas Rambut yang Praktis

Baca Juga

Lazy hairscaping pada dasarnya tidak berarti mengabaikan perawatan rambut. Tren ini lebih menekankan efisiensi dalam menjaga penampilan rambut di tengah kesibukan.

Rutinitas yang biasanya membutuhkan banyak waktu dapat disederhanakan dengan memilih produk atau teknik yang lebih praktis. Misalnya, seseorang tidak harus selalu melakukan penataan rambut secara kompleks untuk mendapatkan tampilan yang rapi.

Pendekatan ini juga dapat membantu mengurangi waktu yang dihabiskan untuk mengurus rambut, terutama ketika seseorang sedang terburu-buru sebelum bekerja, bepergian, atau menjalani berbagai aktivitas sepanjang hari.

2. Berkaitan Erat dengan Masalah Rambut Lepek

Salah satu tantangan yang kerap dihadapi dalam menerapkan gaya hidup praktis adalah rambut lepek. Kondisi tersebut biasanya semakin mudah terjadi ketika kulit kepala menghasilkan minyak berlebih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Indonesia, suhu udara yang panas dan kelembapan tinggi dapat membuat kulit kepala lebih cepat berminyak. Ditambah aktivitas fisik dan mobilitas yang tinggi, rambut pun dapat kehilangan volume dan tampak kurang segar.

Karena itu, lazy hairscaping tidak hanya berkaitan dengan cara menata rambut, tetapi juga bagaimana seseorang dapat mempertahankan tampilan rambut agar tetap fresh dengan langkah sederhana.

Halaman Selanjutnya

3. Penggunaan Shampo Perlu Disesuaikan