Antisipasi dampak El Nino, Prabowo soroti suplai air dan karhutla - ANTARA News Gorontalo
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menyoroti masalah suplai air bersih dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam rapat terbatas mengenai antisipasi dampak El Nino saat rapat terbatas di I...
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menyoroti masalah suplai air bersih dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam rapat terbatas mengenai antisipasi dampak El Nino saat rapat terbatas di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa.
Dalam ratas yang berlangsung selama kurang lebih dua jam di Istana Merdeka, beberapa menteri dan pimpinan lembaga memaparkan rencana masing-masing untuk mengantisipasi dampak El Nino, di antaranya dengan operasi modifikasi cuaca dan pemantauan titik-titik api (hotspot) di sejumlah daerah yang rawan karhutla.
"Presiden Prabowo Subianto begitu concern dan memberikan direktif yang taktis kepada seluruh jajaran agar semuanya siap, termasuk pemerintah daerah," kata Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat jumpa pers selepas rapat di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa.
Dari sisi infrastruktur, AHY melanjutkan, kementeriannya memastikan suplai air, terutama yang ada dalam waduk dan bendungan tetap terjaga.
"Yang paling penting adalah bagaimana kita memastikan ketersediaan air bersih ini bisa tetap terjamin. Misalnya, memastikan bendungan dan waduk kita memiliki debit air yang cukup untuk suplai air bersih, suplai air baku bagi masyarakat, dan juga untuk mendukung irigasi. Irigasi ini penting, karena kita harus memastikan air tetap mengalir ke sawah-sawah kita, dan menjamin produktivitas pertanian kita tidak terlalu terganggu," ujarnya.
Kemudian, terkait dengan potensi karhutla, AHY mengatakan ada sejumlah daerah yang menjadi sorotan, di antaranya Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
AHY menambahkan salah satu strategi yang dikerjakan pemerintah untuk mencegah karhutla ialah operasi modifikasi cuaca (OMC).
"OMC ini juga sudah dilakukan selama ini, tetapi terus diantisipasi dengan mensimulasikan, memproyeksikan beberapa minggu atau bulan ke depan. Ini akan terus dilakukan, tentu kolaborasi antarberbagai stakeholders," katanya.
Rapat terbatas di Istana hari ini dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Kepala Badan Intelijen Negara M. Herindra, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Arif Satria.
Kemudian ada pula Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus Aries Marsudiyanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Prof Teuku Faisal Fathani, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto.
Dari jajaran TNI, ada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, dan Kepala Badan Logistik Pertahanan Kementerian Pertahanan Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Antisipasi dampak El Nino, Prabowo soroti suplai air dan karhutla
Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.