Angkutan barang Daop 4 Semarang naik 21,66 persen
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat pertumbuhan volume angkutan barang di wilayah Daop 4 Semarang, Jawa Tengah, hingga semester III-2026 sebesar 21,66 persen dibanding periode ANTARA News jateng ekonomi ...
Angkutan barang Daop 4 Semarang naik 21,66 persen
Minggu, 11 Oktober 2026 20:04 WIB
Kegiatan bongkar muat KA peti kemas di wilayah Daop 4 Semarang, Jawa Tengah. ANTARA/HO-KAI Daop 4 Semarang
Semarang (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat pertumbuhan volume angkutan barang di wilayah Daop 4 Semarang, Jawa Tengah, hingga semester III-2026 sebesar 21,66 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 lalu.
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif, di Semarang, Minggu, mengatakan, volume angkutan barang selama periode Januari hingga September 2026 tercatat sebesar 269.723 ton.
"Naik sekitar 48 ribu ton dibanding semester III 2025 yang mencapai 221.714 ton," katanya lagi.
Ia menuturkan KAI Semarang rata-rata mengoperasikan 28 perjalanan kereta barang setiap harinya.
Dia menjelaskan layanan kereta barang meliputi komoditas retail, peti kemas, semen, dan bahan bakar minyak (BBM), dengan jaringan perjalanan yang menghubungkan berbagai pusat distribusi di Pulau Jawa.
Menurut dia, pertumbuhan volume angkutan barang hingga September 2026 menunjukkan perkembangan positif pada layanan logistik KAI Daop 4 Semarang.
"Kami terus berupaya mengoptimalkan operasional dan memperkuat kolaborasi dengan para mitra agar layanan angkutan barang dapat mendukung kebutuhan distribusi secara andal dan terencana," katanya pula.
Dari sisi operasional, kata dia, layanan angkutan barang juga didukung oleh sejumlah KA dengan jaringan relasi antardaerah.
Melalui pola perjalanan terjadwal, lanjut dia, kereta api menjadi salah satu alternatif andalan bagi pelaku usaha untuk merencanakan pengiriman barang sesuai kebutuhan rantai pasok.
Ia mengatakan, KAI Semarang terus mendorong optimalisasi layanan angkutan barang melalui evaluasi operasional, penguatan koordinasi dengan mitra, serta pengembangan peluang kerja sama.
Langkah tersebut, kata dia pula, diharapkan dapat mendukung kelancaran distribusi komoditas dan memperkuat peran kereta api dalam menunjang aktivitas industri serta perdagangan.
Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.