Anggota DPR-BNPB lakukan penguatan literasi kebencanaan di Batola
Marabahan (ANTARA) - Anggota Komisi VIII DPR Sandi Fitrian Noor berkolaborasi dengan Direktorat Sistem Penanggulangan Bencana BNPB melakukan penguatan literasi kebencanaan di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Ka...
Marabahan (ANTARA) - Anggota Komisi VIII DPR Sandi Fitrian Noor berkolaborasi dengan Direktorat Sistem Penanggulangan Bencana BNPB melakukan penguatan literasi kebencanaan di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana.
"Kami mengajak masyarakat menjadikan pengetahuan yang diperoleh dari sosialisasi penguatan literasi kebencanaan sebagai bekal untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing," kata Sandi di Marabahan, Minggu.
Ia mengungkapkan Indonesia merupakan negara yang berada di kawasan rawan bencana, baik akibat letak geografis maupun dampak perubahan iklim.
Begitu juga di Kalimantan Selatan, termasuk Barito Kuala yang kerap terjadi banjir saat musim hujan serta kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau.
Baca juga: BMKG gencarkan sekolah lapang gempa tingkatkan literasi kebencanaan
Oleh karena itu, ia menjelaskan pentingnya masyarakat memahami aspek keselamatan dan pemahaman teknis dalam penanganan bencana.
"Keselamatan bukanlah keberuntungan, melainkan hasil dari persiapan yang matang,” ujarnya.
Ia menegaskan Komisi VIII DPR memiliki perhatian serius terhadap penanggulangan bencana, termasuk terus mendorong penguatan literasi kebencanaan melalui kebijakan seperti revisi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana serta memperkuat peran BPBD di daerah.
"Kami berharap masyarakat semakin siap, tangguh dan mampu mengambil langkah yang tepat dalam menghadapi situasi darurat maupun bencana," katanya.
Baca juga: Pemprov NTT dorong bedah buku Seroja sebagai pembelajaran bencana
Baca juga: Unhas tingkatkan literasi kebencanaan pelajar SMA di Barru
Pewarta: Firman
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.