pickleballvnz.com

AMM/PMC Kesempatan Terbaik ASEAN dan Mitra Membahas Situasi yang Berdampak Terhadap Regional dan Global

Rangkaian Pertemuan ke-59 ASEAN Foreign Ministers’ Meeting, Post-Ministerial Conferences, and Related Meetings (AMM/PMC ke-59) di Manila, Filipina yang digelar mulai hari ini akan menjadi kesempatan terbaik bagi ASEAN dan mitranya untuk membahas situasi yang terjadi dunia saat ini dan berdampak untuk regional maupun global, kata juru bicara ASEAN Dominic Xavier Imperial dalam keterangan pers, Hari Senin.

Bagikan:

JAKARTA - Rangkaian Pertemuan ke-59 ASEAN Foreign Ministers’ Meeting, Post-Ministerial Conferences, and Related Meetings (AMM/PMC ke-59) di Manila, Filipina yang digelar mulai hari ini akan menjadi kesempatan terbaik bagi ASEAN dan mitranya untuk membahas situasi yang terjadi dunia saat ini dan berdampak untuk regional maupun global, kata juru bicara ASEAN Dominic Xavier Imperial dalam keterangan pers, Hari Senin.

Selain dihadiri Menteri Luar Negeri negara anggota ASEAN, kecuali Myanmar, rangkaian pertemuan pekan ini akan dihadiri oleh mitra dialog seperti Amerika Serikat, China, Korea Utara, Uni Eropa, hingga Australia. Total akan ada 50 negara yang akan mengirimkan menteri luar negeri, duta besar dan pejabat senior dalam rangkaian pertemuan kali ini.

Menurut Dominic, ini baik bagi ASEAN dan mitra dialognya untuk membahas bagaimana menangani situasi yang terjadi dan bagaimana ASEAN akan bergerak ke depannya.

"Ini (rangkaian pertemuan) sangat penting, karena di sinilah ASEAN akan bertemu dengan mitra dialog. Mitra dialog ini, tentu saja, juga terlibat dan terdampak oleh apa yang terjadi secara global saat ini. Dan ini adalah kesempatan yang sangat baik, sebuah forum bagi mitra dialog di ASEAN untuk terlibat dan membahas apa pun yang berdampak tidak hanya pada ASEAN secara regional tetapi juga secara global," jelas Dominic, Senin (20/7).

"Dengan adanya forum ini, para mitra dialog di ASEAN akan dapat membahas jalan ke depan atau bagaimana menangani situasi di lapangan, dan juga bagaimana ASEAN akan bergerak maju terkait apa yang terjadi saat ini," tandasnya.

'Dominic mengatakan, "pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN diharapkan dapat mengevaluasi kemajuan ASEAN di ketiga pilar komunitas, meninjau perkembangan hubungan eksternal ASEAN, dan bertukar pandangan tentang isu-isu regional dan internasional utama yang memengaruhi kawasan tersebut.

Para Menteri luar negeri juga diharapkan untuk mengadopsi dua dokumen hasil penting. Pertama, komunike bersama Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN ke-59, yang akan secara komprehensif mencerminkan diskusi dan keputusan yang dicapai selama pertemuan, termasuk prioritas ASEAN di bawah tiga pilar komunitas, keterlibatannya dengan mitra eksternal, dan posisi bersama tentang perkembangan regional dan internasional.

BACA JUGA:


Dan yang kedua, pedoman tentang modalitas keterlibatan ASEAN dengan pihak-pihak yang terikat perjanjian tinggi pada Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara. Ini adalah hasil kepemimpinan Filipina yang menyediakan kerangka kerja terstruktur untuk keterlibatan antara ASEAN dan pihak-pihak yang memiliki komitmen tinggi, terutama mereka yang tidak memiliki kemitraan dengan ASEAN. Pedoman ini dimaksudkan untuk memperkuat kerja sama dengan negara-negara tersebut sambil menjunjung tinggi prinsip-prinsip TAC sebagai landasan perdamaian, stabilitas, dan pembangunan kepercayaan di kawasan ini.

"Keputusan yang dibuat minggu ini akan membentuk agenda kawasan menjelang KTT ASEAN ke-49 di Filipina pada Bulan November," kata Dominic.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+